
IP Sosok Mudah Memaafkan
Senin, 24 Agustus 2015 08:34 WIB

Padang, (Antara) - Irwan Prayitno sosok seorang yang mudah memaafkan, karena tanpa ada beban dan ringan kata maaf terucap dari mulutnya.
Salah satu bukti pada malam pisah sambut begitu bersih ucapan kata mohon maaf keluar kepada berbagai pihak, baik kalangan aparatur di lingkungan provinsi kalangan pejabat di pemerintah provinsi termasuk komponen masyarakat, dan rekan kerjanya Muslim Kasim.
"Bila ada kesalahan dan kurang selama memimpin dan berkomunikasi selama ini agar dapat dimaafkan. Sebaliknya kami sekeluarga sudah terlebih dahulu memaafkan bila ada kekhilafan," ujarnya.
Menurutnya tidak ada yang terbebas dari khilaf karena setiap orang pasti pernah membuat kesalahan
Jika ada yang merasa tidak pernah bersalah dipastikan orang tersebut keliru karena salah dan khilaf merupakan sifat dasar manusia, ujarnya.
Atasan bisa saja melakukan kesalahan terhadap bawahannya atau sebaliknya, yang tua suatu saat bisa melakukan kesalahan terhadap yang muda, ayah terhadap anak dan sebaliknya.
Ia mengatakan, semua berpeluang melakukan kesalahan, baik sengaja maupun tidak di sengaja. Peristiwa itu dapat menimbulkan kesalahpahamanan, kesal, sakit hati bahkan dendam.
"Dendam dan sakit hati, saya sering sampaikan dalam materi dakwah dan pengarahan akan dapat menghantui pikiran atau virus dalam pikiran. Makin lama makin menumpuk dan berkembang di pikiran. Akhirnya seperti sebuah komputer yang terserang virus, suatu saat komputer tersebut bisa "mogok kerja", diam, tak dapat berbuat apa-apa, paparnya
Bila Pada manusia pikirannya "hang", ia dikatakan mengalami gangguan jiwa," ujar psikolog itu.
Oleh karena itu kalau seseorang melakukan kesalahan cepat-cepat memaafkan dia, jangan simpan dalam pikiran, apalagi dalam bentuk dendam dan sakit hati. Sebaliknya jika kita melakukan kesalahan terhadap orang lain, segerakan meminta maaf.
"Banyak orang mengatakan meminta maaf adalah pekerjaan yang paling mudah namun paling berat untuk dilakukan. Memaafkan tidak mesti pada saat waktu raya idul fitri atau Idul Adha saja, setiap waktu bisa dilakukan," ujar IP.***
Pewarta: Siri Antoni
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
