
Tim gabungan lanjutkan evakuasi korban banjir Padang hingga malam

Padang (ANTARA) - Proses evakuasi warga yang terdampak banjir di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) masih terus berlangsung hingga Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB.
"Proses evakuasi masih terus berlangsung sampai malam ini, tim berusaha memindahkan warga ke lokasi yang aman," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Abdul Malik di Padang, Senin.
Ia mengatakan proses evakuasi itu penting untuk menyelematkan warga yang terjebak atau terkepung oleh banjir di kediaman masing-masing.
Terutama di sejumlah lokasi yang ketinggian airnya sudah di atas lima puluh meter, disertai dengan arus yang deras.
Dalam proses evakuasi tersebut petugas mengutamakan para lanjut usia, perempuan, anak-anak, atau kelompok renta lainnya.
Sejak Senin sore Basarnas telah melakukan evakuasi warga di sejumlah titik yang berada di kawasan Air Pacah, Koto Tangah.
"Proses evakuasi akan terus dilakukan sampai situasi benar-benar kondusif, sampai sekarang tim masih berada di lokasi," katanya.
Tidak hanya Kantor SAR, proses evakuasi juga terus dilakukan oleh personel lainnya mulai dari BPBD Padang maupun jajaran Kepolisian Resor Kota Padang.
Sejumlah personel Polresta Padang sampai pukul 19.00 WIB masih tampak membantu evakuasi di kawasan Dadok, Tunggul Hitam, kota setempat.
Sebagian lainnya bertugas di jalur-jalur utama Kota Padang untuk mengatur arus lalu lintas yang terganggu akibat genangan air.
"Personel masih berada di lapangan sampai malam ini, tidak terkecuali Pimpinan Polresta Padang untuk membantu penanganan," jelas Kepala Bagian Operasional Polresta Padang Kompol Afrides Roema di tempat terpisah.
Sementara itu personel BPBD Padang melakukan proses evakuasi warga di Lapau Manggu, Kecamatan Kuranji, yang kondisinya juga mengkhawatirkan karena genangan air tinggi dan deras.
Pewarta: Fathul Abdi
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
