Indo Jalito Lakukan Sunatan Masal di Solok Selatan

id Indo Jalito Sunatan Masal

Padang Aro, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) bekerjasama organisasi wanita Minang, Indo Jalito yang berkedudukan di Jakarta akan menggelar sunatan masal pada 1 Juni 2015.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Solok Selatan Yeni Efrianti, di Padang Aro, Jumat (22/5), mengatakan, Sunatan masal ini akan dilaksanakan pada tiga kota/kabupaten di Sumbar.

Kabupaten Solok Selatan bertempat di KUD Koto Birah Nagari Pulakek Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu, dengan peserta yang sudah mendaftar 250 orang.

"Berdasarkan koordinasi awal setiap kabupaten/Kota hanya mendapat jatah 200 peserta, tetapi yang mendaftar di Solok Selatan mencapai 250 orang," katanya.

Karena yang mendaftar melebihi kapasitas kata dia, maka pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan pihak Indo Jalito peduli dan mereka menyetujuinya.

Sedangkan pendaftaran kata dia, dilakukan oleh Pustu yang kemudian diteruskan ke Puskesmas.

Sunatan masal kali ini imbuhnya, hanya untuk tiga Kecamatan di Solok Selatan, yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauah Duo.

Dia menjelaskan, untuk sunatan masal ini peserta tidak dipungut biaya, malah diberikan pengganti transpor serta diberi cendera mata berupa sarung dan baju muslim.

"Peserta sunatan tidak dipungut biaya dan dokter yang akan melaksanakan sunatan masal ini dibawa langsung oleh pihak Indo Jalito sebanyak enam orang. Sedangkan pemerintah daerah hanya memfasilitasi saja," imbuhnya.

Selain itu katanya, untuk kebutuhan obat-obatan sunatan masal ini juga di tanggung oleh pihak Indo Jalito.

Pada kegiatan ini nantinya, pihak Indo Jalito juga membagikan 500 Al-Quran kepada 500 kepala keluarga miskin.

"Untuk pembagian Al-Quran akan diberikan secara simbolis pada masyarakat di Sako Pasir Talang karena juga bertepatan dengan penilaian Nagari Rancak," jelasnya.

Sedangkan untuk daerah lain, katanya, seperti Kota Solok dilaksanakan pada 31 Mei dengan peserta sunatan masal 200 orang dan membagikan Al-Quran kepada 500 kepala keluarga.

Selanjutnya Payakumbuh peserta sunatannya juga 200 orang tetapi tidak ada pembagian Al-Quran, serta Kabupaten Agam hanya membagikan Al-Quran sebanyak 1.000 buah dilaksanakan pada 3 Juni 2015. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar