
BKKBN Gelar Rakerda Pemantapan Program Empat Tahun

Padang, (Antara) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Barat (sumbar) mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk memantapkan pelaksanaan program kerja periode empat tahun ke depan. Kepala BKKBN Perwakilan Sumbar, Nofrijal pada Rekerda di aula Gubernuran Sumbar, Jumat, mengatakan ada tiga program utama yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana strategis daerah. Ketiganya dalah program pengendalian penduduk, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Ia mengatakan, untuk mencapai target ketiga program ini BKKBN akan fokus dalam pembangunan anak dan keluarga berkualitas dengan cara meningkatkan angka pasangan yang melaksanakan program Keluarga Berencana (KB). "Rakerda ini akan merumuskan langkah-langkah dan target yang akan diraih, sehingga tiga program utama yang masuk RPJMD Sumbar bisa dicapai dengan baik," katanya. Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang hadir dalam Rakerda itu, mengapresiasi kinerja BKKBN yang selama ini dinilai telah berhasil membantu program pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan penduduk dan menciptakan keluarga sejahtera. Masalah kependudukan sangat penting dalam pembangunan Sumber Daya Manusia. Program keluarga berkualitas hanya bisa diwujudkan melalui pemberian ASI ekslusif, memperhatikan pendidikan anak dan menjaga kesehatan anak. "Jadi program keluarga berkualitas tidak terlepas dari kualitas orangtua dalam mengurus anak, sehingga nantinya akan menciptakan anak yang cerdas dan sehat," lanjut dia. Ia mengimbau semua pihak untuk mendukung dan meningkatkan sosialisasi program pembangunan keluarga berencana. "Selama ini, masyarakat bukannya tidak mau melaksanakan KB, tetapi sebagian dari mereka yang berada di kawasan pinggiran tidak mengetahui tentang KB," katanya. Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN, Wendy Hartanto mengatakan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di daerah-daerah terpencil, pihaknya memiliki program pelayanan KB sistem jemput bola yakni mendatangi dari pintu ke pintu. "Program ini bukti keseriusan BKKBN dalam menekan laju pertumbuhan penduduk dan menciptakan keluarga berkualitas," katanya. Pelayanan KB dari pintu ke pintu ini dikhususkan bagi daerah yang angka pertumbuhan penduduknya cukup tinggi. (**/cpw8)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
