
Sepeda Motor Tabrakan, Dua Pengedara Dirawat

Lubukbasung, (Antara) - Dua warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mengalami luka-luka setelah dua unit sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan di Jalan Gajah Mada Lubukbasung, Senin, sekitar 10:45 WIB.Kapolres Agam AKBP Eko Budhi Purwono melalui Kasat Lantas Polres Agam AKP Mudassir di Lubuk Basung, Senin, mengatakan, kedua korban atas nama Sepriadi (50) warga Bancah Taleh, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung ini dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Rizki Bunda Lubukbasung, tidak jauh dari lokasi kejadian akibat kepala mengalami luka. Sementara korban lainnya atas nama Riki Rianto (23) warga Titisan Tungang Kecamatan Lubuk Basung, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung setelah tangan kiri mengalami patah tulang."Saat ini kedua korban masih di rawat di rumah sakit itu," katanya.Ia mengatakan, kasus kecelakaan dua unit sepeda motor ini berawal ketika Supriadi yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Supra X dengan nomor polisi BA 3851 TI, datang dari arah Bukittinggi menuju Manggopoh.Tiba-tiba, sepeda motor yang dikendarai Riki Rianto dengan jenis Honda tanpa memiliki nomor polisi yang datang dari Manggopoh, langsung berbelok kanan di simpang depan kantor DPD PPP Kabupaten Agam."Sesampai di lokasi, Supriadi tidak bisa mengendalikan sepeda motornya, sehingga terjadi tabrakan," katanya.Saat ini, tambah dia, kedua sepeda motor masih diamankan di Makopolres Agam sebagai barang bukti.Dengan kejadian ini, ia mengimbau kepada pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara melihat kiri-kanan saat berbelok, tidak kebut-kebutan dan lainnya, sehingga terhindar dari kecelakaan tersebut.Ia mengakui, pada 2015 ini jumlah kasus kecelakaan di wilayah Polres Agam meliputi Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Matur, Palembayan dan Ampek Nagari sebanyak 25 kasus dan dua orang meninggal dunia.Pada 2014, jumlah kasus kecelakaan sebanyak 157 kasus, meninggal dunia sebanyak 23 orang, luka berat sebanyak 27 orang, luka ringan sebanyak 241 orang dan kerugian material sekitar Rp263.100.000.Sementara pada 2013 sebanyak 155 kasus kecelakaan lalulintas, meninggal dunia sebanyak 26 orang, luka berat sebanyak 19 orang dan luka ringan sebanyak 238 orang. (ari)
Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
