Logo Header Antaranews Sumbar

Disdik: Peserta UN Solok Selatan 4.666 Siswa

Kamis, 5 Maret 2015 17:21 WIB
Image Print

Padang Aro, (Antara) - Dinas Pendidikan Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menyebutkan bahwa peserta Ujian Nasional (UN) di daerah itu sebanyak 4.666 siswa. Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Solok Selatan, Ezawati di Padang Aro, Kamis, mengatakan, setiap siswa sudah dipersiapkan untuk menghadapi UN tahun ini. "Siswa sudah kami persiapan untuk menghadapi UN tahun ini. Diharapkan mereka belajar serta sungguh-sungguh melaksanakan UN," katanya. Dia mengatakan, persiapan yang sudah dilakukan seperti belajar tambahan pada sore hari yang sudah dilaksanakan sejak Agustus 2014. Selain itu, katanya, juga dilakukan uji coba baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurut dia, uji coba akan memudahkan siswa dalam melaksanakan UN karena para mereka akan lebih menguasai materi. Selain itu, para siswa juga tidak akan grogi dan lebih membiasakan diri mengisi biodata diri. Untuk pelaksanaan UN, katanya, pemerintah daerah masih menunggu Prosedur Operasional Standar (POS) UN dari pusat. Ia mengatakan, agar siswa meraih prestasi yang baik dalam UN tahun ini juga harus didukung oleh pihak keluarga. "Siswa harus belajar dengan tenang dan untuk itu dibutuhkan disiplin yang baik serta suasana keluarga yang tenang supaya proses belajar siswa berjalan baik," katanya. Lingkungan keluarga, katanya, akan berpengaruh besar terhadap hasil UN. Oleh karena itu orang tua harus menciptakan suasana tenang dalam keluarga. Dia berharap, selama pelaksanaan UN semua siswa maupun pengawas harus jujur sehingga hasilnya tidak hanya klise tetapi nyata. Dari 4.666 siswa yang akan mengikuti UN terdiri atas SMA sebanyak 1.127 orang, SMK 491 siswa, MA 230 siswa ditambah SMP 1.854 siswa dan Madrasah 964 siswa. Kepala Seksi Sarana dan Prasarana pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Solok Selatan, Fabril mengatakan, semua siswa SMP sederajat akan melaksanakan UN pada 4--7 Mei 2015. Sedangkan untuk SD, katanya, tidak ada UN dan hanya ujian sekolah tetapi untuk tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika soalnya dari Provinsi dan sisanya dibuat oleh kabupaten. (*/rik)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026