Logo Header Antaranews Sumbar

Menang Atas Nice, PSG Terus Tekan Marseille

Minggu, 30 November 2014 05:56 WIB
Image Print

Paris, (Antara/AFP) - Paris Saint Germain terus memberi tekanan terhadap Marseille di puncak klasemen Liga Prancis, melalui kemenangan 1-0 atas Nice di Parc des Princes pada Sabtu, berkat gol penalti Zlatan Ibrahmovic. Gol kedua pemain Swedia ini memang menjadi satu-satunya gol pada pertandingan ini, namun sang juara bertahan dapat, dan semestinya, menang dengan marjin yang lebih besar atas lawannya yang merupakan tim papan tengah. Meski demikian, pasukan Laurent Blanc tetap tidak terkalahkan musim ini dan sekarang telah mencatatkan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi, di mana kesuksesan terakhirnya itu memangkas jarak dengan Marseille kembali menjadi satu angka menyusul kekalahan 0-2 yang diderita Marseille dari Nantes pada Jumat malam. "Pertandingan ketiga dalam sepekan selalu merupakan pertandingan yang sulit, kami mengubah separuh (anggota tim) dari tim yang mengalahkan Ajax pada Selasa," kata pelatih PSG Blanc. "Kami akan suka untuk tampil lebih baik lagi, namun kami bekerja keras pada hal itu dan yang terbaik masih akan datang ke tim ini." PSG menyambut kembalinya kapten Thiago Silva dan Thiago Motta setelah keduanya absen dari pertandingan tengah pekan Liga Champions melawan Ajax, dan meski Nice berpeluang mencetak gol dalam rentang waktu tujuh menit ketika Alassane Plea menguji Salvatore Sirigu dengan tembakan mendatar, tim tuan rumah mampu mempertahankan gawangnya. Edinson Cavani, yang telah mencetak tujuh gol dari tujuh penampilan terakhirnya untuk klub, melepaskan sepakan voli dari luar kotak penalti yang melebar sebelum Ibrahimovic memperlihatkan teknik aneh untuk menguasai bola panjang Javier Pastore, berbalik dan melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang. Kebuntuan kemudian pecah pada menit ke-15 ketika tuan rumah mendapat hadiah penalti setelah Lucas dilanggar oleh dua bek Nice, Jordan Amavi dan Romain Genevois, di dalam kotak terlarang. Dan Ibrahimovic, yang mencetak trigol pada pertandingan melawan tim yang sama pada musim lalu, sukses memasukkan bola dari titik putih meski kiper Mouez Hassen bergerak ke arah yang tepat. Cavani kemudian memaksa Hassen melakukan penyelamatan bagus setelah bertukar operan dengan Ibrahimovic namun, mungkin dengan satu mata sudah menatap kepada lawatan Rabu mendatang ke markas Lille, PSG tidak mampu mempertahankan start bagus mereka di pertandingan ini. "Tim saya mempelajari permainan bagus malam ini, kami kewalahan pada setengah jam pertama," kata pelatih Nice Claude Puel. "Kami begitu tegang pada babak pertama, (sehingga) kami tidak mampu membersihkan bola. Namun kami bertahan dari badai dengan kerja tim yang baik dan kelayakan." Nice mempertahankan harapan untuk meraih sesuatu dari pertandingan ini dan Plea semstinya dapat memaksimalkan sundulannya dari umpan silang Amavi, sebelum Amavi sendiri melepaskan tandukan melebar dari tendangan bebas yang melebar 12 menit sebelum pertandingan usai. Bagaimanapun, PSG mampu bertahan dan smpai sekarang baru kalah satu kali dari 38 pertandingan kandang mereka di liga. Marseille terus menjaga kecepatan setelah Florian Thauvin mencetak satu gol dan menjadi pengumpan pada gol lainnya pada Jumat, untuk mengakhiri catatan sembilan pertandingan tanpa kekalahan Nantes yang membangkitkan "The Canaries" untuk mendaki ke peringkat keempat. Thauvin mengonversi umpan silang Dimitri Payet dan kemudian melihat tendangan bebasnya diteruskan sundulan Rod Fanni sebelum turun minum untuk menghasilkan kemenangan bagi pasukan Marcelo Bielsa. Pada pertandingan yang dimainkan lebih malam pada Sabtu, AS Monaco mengikuti kemenangan mereka atas Bayer Leverkusen pada Liga Champions di tengah pekan dengan kemenangan 2-0 di markas Rennes, ketika tim Brittany itu naik ke peringkat keempat. Tiga gol dalam rentang waktu lima menit di babak kedua membuat Lorient meninggalkan zona degradasi, berkat kemenangan 3-2 atas tuan rumah Toulouse. Caen dan Montpellier bermain imbang 1-1, Lens menang 2-0 atas Metz pada derby Prancis utara, dan pelatih sementara Bastia Ghislain Printant melihat timnya kembali ke zona degradasi akibat kekalahan 1-2 di markas Reims. Pada Minggu, tim peringkat ketiga Lyon akan melakukan perjalanan singkat untuk memainkan derby dengan rivalnya Saint Etienne, yang saat ini menghuni peringkat keenam. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026