Logo Header Antaranews Sumbar

Tentara Sudan Selatan Pukul Mundur Pemberontak di Kota Minyak

Jumat, 31 Oktober 2014 07:12 WIB
Image Print

Juba, (Antara/AFP) - Tentara Sudan Selatan memukul mundur serangan pemberontak di kota minyak utara, Bentiu, kata menteri pertahanan, Kamis. Ia juga mengatakan sejumlah orang tewas atau terluka dalam pertempuran sengit itu. "Ada banyak orang terluka dan kami berusaha untuk mengevakuasi mereka dari Bentiu," kata Menteri Pertahanan Kuol Manyang, Kamis. Ia menambahkan bahwa kota itu tetap berada di bawah kendali tentara. "Bentiu berada di bawah kendali, suasana tenang sekarang," katanya. Setelah pertempuran di luar kota awal pekan ini, pemberontak pada Rabu menyerang pusat kota. Para pekerja organisasi bantuan melaporkan terdengarnya suara baku tembak mesin berat dan ledakan. Pertempuran itu menandai berakhirnya permusuhan dalam perang saudara yang telah berlangsung 10 bulan di negara itu setelah berakhirnya musim hujan, yang membuat banyak jalan mustahil dilalui. Kota itu, ibukota negara bagian dari kota penghasil minyak, telah berpindah tangan beberapa kali sejak perang pecah pada bulan Desember 2013. Namun kota itu telah dikuasai pemerintah sejak Mei. Ketika pemberontak yang setia kepada wakil presiden yang digulingkan Riek Machar menyerbu kota itu pada bulan April, mereka melakukan dua hari pembantaian etnis dengan memburu warga sipil yang berlindung di masjid, gereja dan rumah sakit, menurut PBB. Menteri pertahanan mengatakan ia tidak memiliki jumlah pasti korban tewas dan terluka, dan apakah korban tewas merupakan tentara atau warga sipil. "Pasti ada kematian, karena itu adalah perang," kata Manyang. Kedua belah pihak dalam konflik - pasukan Machar dan pasukan yang setia kepada Presiden Salva Kiir - telah dituduh melakukan kejahatan perang termasuk pembunuhan massal, pemerkosaan, serangan terhadap rumah sakit dan tempat-tempat ibadah dan merekrut tentara anak-anak. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026