
Naskah Kuno Kesultanan Indropuro Jadi Ikon Pameran

Padang, (Antara) - Naskah kuno dari Kesultanan Indropuro, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menjadi ikon pada pameran naskah kuno yang digelar di Museum Adityawarman Padang, Selasa.Kepala UPTD Museum Adityawarman Noviyanty mengatakan, total naskah kuno yang ditampilkan pada pameran kali ini sebanyak 65 naskah, termasuk salah satunya naskah kuno dari tambo Kesultanan Indropuro yang menjadi ikon. "Ini menjadi suatu keistimewaan juga untuk museum karena seluruh pihak keluarga keturunan Kesultanan Indropuro hadir pada pameran dan membawa naskah asli dari tambo atau ranji keturunan Kesultanan," kata dia.Dia mengatakan, keistimewaan naskah kuno dari Kesultanan Indropuro tersebut tidak hanya terletak pada ranji keturunan saja, namun juga terdapat keterangan sistem pemerintahan yang diterapkan ketika Kesultanan Indropuro masih berjaya.Sementara itu, salah seorang pihak keluarga keturunan kelima Kesultanan Indropuro Herry Amperawanto menyambut baik atas diadakannya pameran naskah kuno tersebut."Ini menjadi sebuah penghargaan untuk keluarga mengingat sejarah terkait Kesultanan ataupun kerajaan di Sumatera Barat khsusnya Kesultanan Indropuro hampir dilupakan oleh generasi sekarang," kata Herry.Menurut dia, meskipun masih pertama kali ditampilkan di Museum Adityawarman, diharapkan sejarah terkait Kesultanan Indropuro dapat diketahui publik, khsusnya di Sumatera Barat. Untuk dapat menyebarnya informasi terkait naskah kuno Kesultanan Indropuro, Herry mengatakan ada wacana dari pihak keluarga untuk membuat replika naskah tersebut agar dapat dipajang di Museum-museum di Sumbar, sebagai salah satu tambahan koleksi bagi museum.Sementara pusaka-pusaka warisan Kesultanan Indropuro, kata Herry sebagian besarnya masih berada di pihak kelurga, mulai dari keturunan ketiga hingga keturunan kelima. (rud)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
