
Pengelola Transjakarta Segera Tarik Bus Bermerek Yutong

Jakarta, (Antara) - Unit Pengelola (UP) Transjakarta berencana melakukan penarikan terhadap armada bus Transjakarta pabrikan Tiongkok bermerek Yutong terkait peristiwa terbakarnya salah satu bus tersebut. "Total busnya berjumlah 30 unit, satu sudah terbakar tadi pagi, jadi sisanya masih ada 29 unit. Sisanya itu mau kita tarik semua. Kita mau lakukan pemeriksaan secara menyeluruh," kata Kepala UP Transjakarta Pargaulan Butar Butar di Jakarta, Kamis. Menurut dia, penarikan puluhan bus pabrikan Tiongkok tersebut sengaja dilakukan untuk mencari tahu penyebab kebakaran yang menimpa salah satu armada Transjakarta hari ini. "Kita mau lakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap semua unit bus karena tidak mau peristiwa kebakaran itu terulang lagi di kemudian hari," ujar Pargaulan. Rencananya, dia menuturkan penarikan tersebut akan dilakukan pada Jumat (29/8) besok dan diharapkan pemeriksaannya juga akan berlangsung dengan cepat. "Pemeriksaan akan dilakukan di Agen Tungggal Pemegang Merek (ATPM) bus tersebut. Semogra prosesnya bisa berjalan cepat, sehingga bus-bus itu bisa segera dioperasikan kembali secara normal," tutur Pargaulan. Selama menjalani masa pemeriksaan, dia mengungkapkan pihak UP Transjakarta akan mengerahkan sejumlah armada bus dari koridor lain, sehingga penumpang tetap dapat terangkur seluruhnya. Dia menambahkan bus yang terbakar itu dibeli dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran (TA) 2013 lalu. "Sedangkan, pengoperasiannya baru diresmikan pada 15 Januari 2014 secara langsung oleh Pak Jokowi (Gubernur DKI Jakarta) di Lapangan Monas," ungkap Pargaulan. Lebih lanjut, dia memaparkan terdapat sebanyak 30 unit bus Transjakarta bermerek Yutong. Sebanyak 15 unit dioperasikan di rute ekspres Kalideres-Blok M, dan 15 unit lainnya dioperasikan di rute ekspres Pulogadung-Blok M. Sebuah armada bus Transjakarta jenis gandeng (articulated) terbakar di depan Halte Masjid Agung Al Azhar sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Sampai dengan saat ini, pihak UP Transjakarta masih terus menyelidiki penyebab terbakarnya bus yang beroperasi pada rute ekspres Kalideres-Blok M tersebut. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
