Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menerima bantuan paket perlengkapan ibadah dan pakaian dari Presiden Prabowo Subianto yang akan disalurkan untuk warga terdampak bencana di daerah itu.

Bupati Pasaman Barat Yulianto usai menerima bantuan itu di Simpang Empat, Senin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pasaman Barat khususnya warga yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kemendagri. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Dukungan ini akan dimanfaatkan untuk membantu proses penanganan serta pemulihan mental dan spiritual warga terdampak bencana," ujarnya.

Penyerahan bantuan dipimpin Direktur Fasilitas Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah Kemendagri Nasrun bersama tim.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan ibadah dan sandang, antara lain 1.000 mushaf Alquran, 1.000 lembar sajadah, 1.000 helai sarung, dan 1.000 set mukena.

Selain itu, juga diserahkan pakaian dewasa berupa 1.000 potong celana, 100 jaket, 100 kaos, 100 kemeja, 100 jilbab, 6.600 potong baju tidur, serta 100 potong aneka pakaian lainnya.

Pihaknya melalui dinas terkait akan segera menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat agar tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.

Direktur Fasilitas Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah Kemendagri Nasrun berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial di wilayah terdampak bencana.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 di Pasaman Barat mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan tiga orang hilang.

Selain itu, tercatat 83 rumah rusak, 17 ruas jalan dan 15 jembatan rusak, 16 sekolah terdampak, serta 603,39 hektare lahan pertanian terdampak.

Dampak lainnya meliputi kerusakan satu pasar dan tujuh kios, 23 tempat ibadah, serta tiga fasilitas kesehatan.

Untuk sektor perumahan, nilai kerusakan dan nilai kerugian mencapai Rp6.851.700.000.

Di sektor infrastruktur, nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp673.249.799.320,55.

Pada sektor ekonomi, nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp51.367.586.468,40.

Selain itu sektor sosial nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp2.502.465.000,00.

Sementara itu, dampak lintas sektor mencakup nilai kerusakan dan kerugian Rp669.345.200.

Adapun estimasi kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, katanya, meliputi sektor perumahan sebesar Rp5.733.000.000, sektor infrastruktur Rp680.875.955.908,42, sektor ekonomi Rp23.540.738.231, sektor sosial Rp2.597.988.200, serta lintas sektor Rp133.862.494.000.

"Total kebutuhan anggaran secara keseluruhan mencapai Rp846.610.176.339,42," jelasnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga terdampak bencana di Pasaman Barat terima bantuan dari Presiden