Panwaslu Desak Surat Suara Tuntas Tercetak
Minggu, 13 Oktober 2013 7:16 WIB
Padang, (Antara) - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Padang mendesak surat suara tuntas tercetak oleh pemenang tender sehingga tidak mengganggu tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Padang bakal digelar pada 30 Oktober 2013.
"Pencetakan surat suara dilakukan pemenang tender harus di tuntaskan," kata Ketua Panwaslu Kota Padang, Nurlina, di Padang, Sabtu.
Menurut dia, jika sampai tercetak tak sesuai jadwal, ini akan menjadi preseden buruk terhadap pelaksanaan Pilkada Padang.
"Sebaiknya memang tak main-main dalam perencanaan cetak surat suara untuk Pilkada begini," katanya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar memberikan peringatan kepada pemenang tender terkait terlambat surat suara ke Padang, akibat kerusakan mesin percetakan.
"Agar diberikan teguran kepada pemenang tender kertas suara tersebut. Sebaiknya KPU memang tak main-main dalam perencanaan cetak surat suara untuk Pilkada begini," katanya.
Sementara itu, Komisioner KPU Padang, Frista menyatakan, KPU memastikan pelaksanaan Pilkada Padang tetap sesuai jadwal yang ditentukan yakni 30 Oktober 2013.
"Saat ini 196 ribu kertas suara serta kartu pemilih untuk enam kecamatan telah sampai ke kantor KPU Padang," katanya.
Menurut dia, KPU Padang belum tahu kondisi 196 ribu kertas suara yang telah dikirimkan pemenang tender ke Kota Padang.
"Sisa kertas suara yang di cetak di Pekanbaru, Provinsi Riau akan dikirimkan pada Senin (14/10) oleh pemenang tender ke kantor KPU Padang," tambahnya.
Dalam pengiriman kertas suara ke Kota Padang dikawal oleh pihak kepolisian baik dari Pekanbaru maupun dari polisi yang ada di Padang. "KPU telah koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengawal surat suara yang akan dikirim ke Padang," jelas Frista.
Pilkada Kota Padang bakal digelar pada 30 Oktober 2013 jumlah pemilih 560.723 orang, 1.532 TPS. Sepuluh pasang calon kepala daerah siap bertarung yakni Pasangan Emma Yohana-Wahyu Iramana Putra diusung dari Golkar dan PBB, Mohammad Ichlas El Qudri-Januardi Sumka Partai Demokrat dan PAN, Mahyeldi Ansyarullah-Emzalmi diusung PKS dan PPP.
Kemudian jalur perseorangan Maigus Nasir-Armilis, Syamsuar Syam-Mawardi Nur, Ibrahim-Nardi Gusman, Asnawi Bahar-Surya Budhi, Kandris-Indra Dwipa, serta Indra Jaya-Yefri Hendri Darmi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda desak perbaikan, Dermaga Muaro Padang masuk proses tender Rp10 Miliar
25 August 2025 14:26 WIB
Pemkab Padang Pariaman desak PDAM bertransformasi tingkatkan pelayanan dan PAD
21 June 2025 15:05 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018