Jasa Raharja sambut baik empat terminal angkutan umum yang diresmikan Presiden
Rabu, 3 Januari 2024 10:39 WIB
Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono. (Antara/HO-Humas Jasa Raharja).
Padang (ANTARA) - Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono menyambut baik peresmian empat terminal angkutan umum yakni Terminal Purworejo di Kabupaten Purworejo, Terminal Mendolo di Kabupaten Wonosobo, Terminal Purboyo di Kota Madiun, dan Terminal Patria di Kota Blitar yang diresmikan Presiden Joko Widodo, pada Selasa (02/01/2024).
"Dengan terminal yang baik dan memadai, diharapkan dapat mengalihkan para pengguna kendaraan pribadi, khususnya kendaraan roda dua, ke moda transportaasi umum," kata Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Rabu.
Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, kata dia, keberadaan terminal tersebut juga meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas.
Melihat tatanan yang sangat baik, terminal-terminal yang diresmikan Presiden Jokowi, ia menilai presiden telah memikirkan tentang keselamatan penumpang.
"Memastikan penumpang dengan nyaman dan juga dipersiapkan tempat-tempat kuliner khas daerah. Sehingga masyarakat bisa menikmati terminal dengan kekhasannya. Tentunya ini pasti menjadi kebanggaan masyarakat di seluruh tempat-tempat dimana terminal itu diresmikan," kata dia.
Sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi dalam peresmiannya, pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung transportasi massal dan umum harus terus digenjot.
"Mestinya yang namanya terminal bus ya seperti ini. Tadi saya lihat ke dalam, kalau dulu yang namanya terminal bus image-nya adalah preman. Ini sudah harus hilang," kata Jokowi yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
Di tempat yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi berharap revitalisasi terminal bisa menarik minat masyarakat menggunakan angkutan massal kembali.
"Terminal tersebut dibangun dan direvitalisasi, diharapkan menarik masyarakat untuk kembali ke angkutan massal antarkota dan dalam kota," kata Budi.
Budi berharap segala fungsi yang ada di terminal bisa digunakan dengan baik. Menhub juga meyakini bahwa angkutan terminal perkotaan dan antarkota menjadi lebih baik setelah adanya revitalisasi di sejumlah terminal.
"Harapannya, fungsi-fungsi ini berfungsi lebih baik tidak sekadar untuk terminal. Saya yakin dengan adanya revitalisasi, terminal angkutan massal perkotaan dan antarkota menjadi lebih baik," ujar Budi.
"Dengan terminal yang baik dan memadai, diharapkan dapat mengalihkan para pengguna kendaraan pribadi, khususnya kendaraan roda dua, ke moda transportaasi umum," kata Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Rabu.
Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, kata dia, keberadaan terminal tersebut juga meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas.
Melihat tatanan yang sangat baik, terminal-terminal yang diresmikan Presiden Jokowi, ia menilai presiden telah memikirkan tentang keselamatan penumpang.
"Memastikan penumpang dengan nyaman dan juga dipersiapkan tempat-tempat kuliner khas daerah. Sehingga masyarakat bisa menikmati terminal dengan kekhasannya. Tentunya ini pasti menjadi kebanggaan masyarakat di seluruh tempat-tempat dimana terminal itu diresmikan," kata dia.
Sebagaimana disampaikan Presiden Jokowi dalam peresmiannya, pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung transportasi massal dan umum harus terus digenjot.
"Mestinya yang namanya terminal bus ya seperti ini. Tadi saya lihat ke dalam, kalau dulu yang namanya terminal bus image-nya adalah preman. Ini sudah harus hilang," kata Jokowi yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
Di tempat yang sama, Menhub Budi Karya Sumadi berharap revitalisasi terminal bisa menarik minat masyarakat menggunakan angkutan massal kembali.
"Terminal tersebut dibangun dan direvitalisasi, diharapkan menarik masyarakat untuk kembali ke angkutan massal antarkota dan dalam kota," kata Budi.
Budi berharap segala fungsi yang ada di terminal bisa digunakan dengan baik. Menhub juga meyakini bahwa angkutan terminal perkotaan dan antarkota menjadi lebih baik setelah adanya revitalisasi di sejumlah terminal.
"Harapannya, fungsi-fungsi ini berfungsi lebih baik tidak sekadar untuk terminal. Saya yakin dengan adanya revitalisasi, terminal angkutan massal perkotaan dan antarkota menjadi lebih baik," ujar Budi.
Pewarta : Siaran pers
Editor : Muhammad Zulfikar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasa Raharja santuni dan jamin korban kecelakaan bus ALS di Padang Panjang (Video)
07 May 2025 18:36 WIB
Jasa Raharja sebut korban meninggal kecelakaan bus di Padang Panjang terbanyak
06 May 2025 18:52 WIB
Jasa Raharja dan Polri imbau masyarakat pantau informasi rekayasa lalu lintas
30 December 2024 8:31 WIB, 2024
Dirut Jasa Raharja-Wamenhub dan Kakorlantas Polri tinjau arus mudik libur Nataru
30 December 2024 8:25 WIB, 2024
Dirut Jasa Raharja dampingi Wamenhub sidak kelaikan bus pariwisata di Prambanan
29 December 2024 9:59 WIB, 2024