
Kemenbud: Kiprah Rahmah El Yunusiyyah refleksikan makna pendidikan

Kota Padang (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menilai kiprah pahlawan nasional asal Sumatera Barat yakni Rahmah El Yunusiyyah dalam hal strategi edukasi pada dasarnya merefleksikan kembali makna perjuangan pendidikan dalam bingkai sejarah dan masa depan bangsa.
"Rahmah El Yunusiyyah bukan sekadar tokoh sejarah dari Tanah Datar, Sumatera Barat, melainkan arsitek pendidikan perempuan pertama di Indonesia melalui pendirian Diniyyah Puteri Padang Panjang," kata Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud RI Feri Arlius di Padang, Senin.
Feri mengatakan di saat akses pendidikan bagi perempuan masih sangat terbatas di masa lampau, Rahmah El Yunusiyyah telah memahat jalan bagi kemandirian intelektual serta spiritual kaum wanita. Lebih jauh, keberadaan Diniyyah Puteri Padang Panjang hingga saat ini masih tetap relevan dengan kondisi kurikulum sekarang dan bahkan diperkirakan hingga masa depan.
Menurut dia, konsep dan butir-butir ide yang telah digagas tersebut tidak hanya sebatas pendidikan di bangku sekolah, melainkan juga bagaimana setiap individu menjalani kehidupan sehari-hari sampai ke rumah tangga.
"Nilai-nilai itu masih sangat relevan dan penting untuk pendidikan di masa depan," ujar dia.
Secara umum, Feri menyampaikan Kemenbud mengapresiasi perjuangan dari Rahmah el Yunusiyyah. Apalagi, perjuangannya dalam dunia pendidikan merupakan bagian sejarah dan perjalanan budaya.
"Oleh sebab itu, Kemenbud juga akan memberikan sumbangsih untuk perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang yang bentuknya saat ini masih kami diskusikan," kata dia.
Di sisi lain, ia menjelaskan setidaknya terdapat tiga tujuan utama dalam memaknai kiprah perjuangan Rahmah El Yunusiyyah di dunia pendidikan di antaranya edukasi histori, advokasi kebangsaan serta inspirasi masa depan.
Sehingga, pemaknaan tersebut juga dapat mendorong generasi pendidik muda untuk memiliki keberanian inovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital saat ini.
"Besar harapan kami agar pendidikan dengan konsep alam takambang jadi guru dari Sumatera Barat ini bisa menjadi acuan bagi dunia pendidikan ke depannya," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenbud: Kiprah Rahmah El Yunusiyyah refleksikan makna pendidikan
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
