Bupati Pesisir Selatan: generasi muda harus miliki karakter
Jumat, 23 September 2022 10:30 WIB
Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar beri pidato ilmiah di wisuda UNP. (ANTARA/HO)
Painan (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar mengatakan generasi muda harus memiliki karakter supaya dalam menata kehidupan bisa lebih baik ke depannya.
Karakter yang harus dimiliki, yaitu nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan peduli lingkungan, kata Rusma Yul Anwar di Padang, Kamis.
Hal itu juga disampaikan Bupati Pesisir Selatan ketika menyampaikan pidato ilmiah pada wisuda ke-128 Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium Kampus itu.
Menurut bupati, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi karena kecakapan dimasa depan membutuhkan kemampuan tersebut.
Oleh karena itu, wisudawan semua harus memiliki kemampuan literasi yang tinggi. Literasi dimaksud setidaknya terfokus pada tiga yang utama, meliputi literasi digital yang diarahkan pada tujuan peningkatan kemampuan membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi di dunia digital.
Literasi teknologi bertujuan untuk memberikan pemahaman pada cara kerja mesin dan aplikasi teknologi informatika. Literasi manusia diarahkan pada peningkatan penguasaan ilmu desainer.
Bupati juga menyampaikan, kemudian yang penting juga kemampuan yang dikenal dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kritical thingking.
Kemampuan tersebut harus dimiliki dan tertanam dalam jiwa, tergambar dalam aktivitas sehari-hari, sehingga dapat mengambil peran dan pembangunan agama, bangsa dan negara.
Menyadari peran Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bagian dari proses pembangunan nasional, kata dia, maka pihaknya memiliki visi "Mewujudkan Pesisir Selatan lebih sejahtera, maju , dan bermartabat didukung pemerintahan yang akuntabel dan profesional".
Untuk menunjang pencapaian visi tersebut, maka dijabarkan menjadi beberapa misi yaitu pertama, memperkuat tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratis dan transparan. Kedua, meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat. Ketiga, memperkuat kemandirian ekonomi dengan mendorong sektor potensi dan keunggulan daerah.
Keempat, mewujudkan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan. Kelima, mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif, dan berdaya saing. Keenam, mewujudkan kondisi masyarakat yang aman, tentram dan dinamis.
Berdasarkan misi kelima di atas ada strategis dari pembangunan di bidang pendidikan yaitu terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing serta meningkatnya kontribusi kekayaan budaya dalam pembangunan kepariwisataan.
Untuk merealisasikan sasaran strategis tersebut, Pemkab Pesisir Selatan meluncurkan beberapan kebijakan inovasi pendidikan antara lain.
Pengembangan sekolah reguler SMPN 7 Sutera menjadi sekolah dengan pengelolaan berbasis asrama.
Lalu, Inovasi yang akan dilaksanakan adalah program nagari bersekolah. Implementasi dari program ini adalah keterlibatan semua pihak untuk pengembangan diri siswa.
"Kami berharap kepada UNP mengambil bagian membantu kami untuk mewujudkan cita-cita pendidikan yang diprogramkan, membantu memfailitasi agar pendidikan di Pesisir Selatan dapat melahirkan generasi emas yang memiliki keterampilan dan kecakapan abad 21 untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing," harap Bupati Rusma Yul Anwar.
Karakter yang harus dimiliki, yaitu nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan peduli lingkungan, kata Rusma Yul Anwar di Padang, Kamis.
Hal itu juga disampaikan Bupati Pesisir Selatan ketika menyampaikan pidato ilmiah pada wisuda ke-128 Universitas Negeri Padang (UNP) di Auditorium Kampus itu.
Menurut bupati, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi karena kecakapan dimasa depan membutuhkan kemampuan tersebut.
Oleh karena itu, wisudawan semua harus memiliki kemampuan literasi yang tinggi. Literasi dimaksud setidaknya terfokus pada tiga yang utama, meliputi literasi digital yang diarahkan pada tujuan peningkatan kemampuan membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi di dunia digital.
Literasi teknologi bertujuan untuk memberikan pemahaman pada cara kerja mesin dan aplikasi teknologi informatika. Literasi manusia diarahkan pada peningkatan penguasaan ilmu desainer.
Bupati juga menyampaikan, kemudian yang penting juga kemampuan yang dikenal dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kritical thingking.
Kemampuan tersebut harus dimiliki dan tertanam dalam jiwa, tergambar dalam aktivitas sehari-hari, sehingga dapat mengambil peran dan pembangunan agama, bangsa dan negara.
Menyadari peran Kabupaten Pesisir Selatan sebagai bagian dari proses pembangunan nasional, kata dia, maka pihaknya memiliki visi "Mewujudkan Pesisir Selatan lebih sejahtera, maju , dan bermartabat didukung pemerintahan yang akuntabel dan profesional".
Untuk menunjang pencapaian visi tersebut, maka dijabarkan menjadi beberapa misi yaitu pertama, memperkuat tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratis dan transparan. Kedua, meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat. Ketiga, memperkuat kemandirian ekonomi dengan mendorong sektor potensi dan keunggulan daerah.
Keempat, mewujudkan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan. Kelima, mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif, dan berdaya saing. Keenam, mewujudkan kondisi masyarakat yang aman, tentram dan dinamis.
Berdasarkan misi kelima di atas ada strategis dari pembangunan di bidang pendidikan yaitu terwujudnya pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing serta meningkatnya kontribusi kekayaan budaya dalam pembangunan kepariwisataan.
Untuk merealisasikan sasaran strategis tersebut, Pemkab Pesisir Selatan meluncurkan beberapan kebijakan inovasi pendidikan antara lain.
Pengembangan sekolah reguler SMPN 7 Sutera menjadi sekolah dengan pengelolaan berbasis asrama.
Lalu, Inovasi yang akan dilaksanakan adalah program nagari bersekolah. Implementasi dari program ini adalah keterlibatan semua pihak untuk pengembangan diri siswa.
"Kami berharap kepada UNP mengambil bagian membantu kami untuk mewujudkan cita-cita pendidikan yang diprogramkan, membantu memfailitasi agar pendidikan di Pesisir Selatan dapat melahirkan generasi emas yang memiliki keterampilan dan kecakapan abad 21 untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing," harap Bupati Rusma Yul Anwar.
Pewarta : Ant-Teddy
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP tekankan peran pendidikan non formal jadi jalan alternatif cerdaskan bangsa
05 February 2026 20:59 WIB
UNP bantu pulihkan trauma dan salurkan bantuan ke penyintas banjir dan longsor di Sumbar
31 December 2025 4:39 WIB
349 Sivitas akademika UNP terdampak banjir Sumbar, satu mahasiswa meninggal dunia
04 December 2025 20:51 WIB
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
Unbrah gelar Promosi Bersanding dengan kampus ternama nasional dalam Edufair Bengkulu 2026
08 January 2026 6:23 WIB
Dosen Fikes Unbrah gelar Gencat Seni guna cegah stunting sejak remaja di SMAN 13 Padang
14 November 2025 11:43 WIB