Pemkab Padang Pariaman pastikan kelanjutan pengembangan kawasan pendidikan terpadu
Selasa, 11 Januari 2022 17:02 WIB
Bupati Padang Pariaman, Sumbar, Suhatri Bur terlihat di layar sedang memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Padang Pariaman terkait HUT ke-189 Padang Pariaman di Parik Malintang, Selasa. (Antarasumbar/Aadiaat M.S)
Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memastikan kelanjutan pengembangan kawasan pendidikan terpadu Tarok City di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam pada 2022.
"Kami akan melanjutkan program pemerintahan sebelumnya, unggul berkelanjutan pada Padang Pariaman Berjaya salah satunya itu di situ," kata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat peringatan HUT ke-189 Padang Pariaman di Parik Malintang, Selasa.
Ia mengatakan dirinya sering menelepon pihak yang mendapatkan hibah tanah yang sertifikatnya telah dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Negara diminta agar segera melakukan pembangunan.
Jika dalam dua tahun dihitung mulai 2022 tidak dilakukan pembangunan maka tanah yang telah diserahkan akan diambil kembali.
"Setidaknya buat satu gedung dulu, atau pagarnya saja dulu supaya tim verifikasi dari pemerintah pusat dapat menyampaikan hasil kunjungannya," katanya.
Hal tersebut karena Pemkab Padang Pariaman meminta pembangunan jalan ke dalam kawasan tersebut kepada pemerintah pusat sebab pihaknya tidak memiliki anggaran lebih untuk jalan.
Ia menjelaskan pihaknya saat ini memang tidak menganggarkan untuk kelanjutan pengembangan kawasan terpadu tersebut terutama untuk jalan karena takut rusak sebelum adanya pembangunan atau karena dilintasi truk besar pengangkut material bangunan.
Kawasan pendidikan terpadu Tarok City merupakan lahan milik negara seluas 697 hektare yang peruntukkannya telah ditentukan oleh bupati periode sebelumnya yaitu diantaranya Universitas Negeri Padang (UNP), Politeknik Negeri Padang, dan ISI Padang Panjang.
Sementara salah seorang tokoh masyarakat setempat Buya Bagindo M Letter mengatakan Padang Pariaman memiliki potensi meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu.
Ia mengapresiasi Pemkab Padang Pariaman yang mengubah lahan kosong menjadi kawasan yang dapat meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu yakni Politeknik Pelayaran Sumbar dan kawasan pendidikan terpadu.
Ia mengajak perantau dan warga Padang Pariaman untuk membantu pemerintah daerah dalam memajukan daerah itu baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia.
"Kami akan melanjutkan program pemerintahan sebelumnya, unggul berkelanjutan pada Padang Pariaman Berjaya salah satunya itu di situ," kata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat peringatan HUT ke-189 Padang Pariaman di Parik Malintang, Selasa.
Ia mengatakan dirinya sering menelepon pihak yang mendapatkan hibah tanah yang sertifikatnya telah dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Negara diminta agar segera melakukan pembangunan.
Jika dalam dua tahun dihitung mulai 2022 tidak dilakukan pembangunan maka tanah yang telah diserahkan akan diambil kembali.
"Setidaknya buat satu gedung dulu, atau pagarnya saja dulu supaya tim verifikasi dari pemerintah pusat dapat menyampaikan hasil kunjungannya," katanya.
Hal tersebut karena Pemkab Padang Pariaman meminta pembangunan jalan ke dalam kawasan tersebut kepada pemerintah pusat sebab pihaknya tidak memiliki anggaran lebih untuk jalan.
Ia menjelaskan pihaknya saat ini memang tidak menganggarkan untuk kelanjutan pengembangan kawasan terpadu tersebut terutama untuk jalan karena takut rusak sebelum adanya pembangunan atau karena dilintasi truk besar pengangkut material bangunan.
Kawasan pendidikan terpadu Tarok City merupakan lahan milik negara seluas 697 hektare yang peruntukkannya telah ditentukan oleh bupati periode sebelumnya yaitu diantaranya Universitas Negeri Padang (UNP), Politeknik Negeri Padang, dan ISI Padang Panjang.
Sementara salah seorang tokoh masyarakat setempat Buya Bagindo M Letter mengatakan Padang Pariaman memiliki potensi meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu.
Ia mengapresiasi Pemkab Padang Pariaman yang mengubah lahan kosong menjadi kawasan yang dapat meningkatkan sumber daya manusia di daerah itu yakni Politeknik Pelayaran Sumbar dan kawasan pendidikan terpadu.
Ia mengajak perantau dan warga Padang Pariaman untuk membantu pemerintah daerah dalam memajukan daerah itu baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia.
Pewarta : Aadiaat M.S
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB