Legislator bantu kebutuhan dapur umum bencana banjir di Padang Pariaman
Sabtu, 18 Desember 2021 20:21 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis (tiga kiri) menanyakan kebutuhan dapur umum untuk korban bencana banjir di Ulakan Tapakis, Padang Pariaman untuk dibantu, Sabtu. (ANTARA/Aadiaat M. S. )
Parit Malintang (ANTARA) - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis membantu sejumlah bahan kebutuhan pokok di dapur umum yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat di lokasi bencana banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis.
"Saya bersama utusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bupati beserta pihak terkait melihat kondisi bencana dan warga yang terdampak bencana," kata John Kenedy Azis saat meninjau dapur umum di lokasi bencana banjir di Ulakan Tapakis, Sabtu.
Ia mengatakan akibat bencana banjir tersebut setidaknya ada 1.000 kepala keluarga terisolasi sehingga dibutuhkan bantuan dari sejumlah pihak.
Bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah kecamatan setempat untuk dimasak didapur umum dan didistribusikan langsung kepada warga yang terdampak banjir.
Adapun bantuan kebutuhan pokok yang diberikan oleh anggota DPR RI tersebut yaitu beras setengah ton, mie, minyak, telur, dan cabai.
Ia mengajak seluruh pihak membantu warga yang terdampak banjir tersebut karena saat ini membutuhkan bantuan.
Pada kesempatan itu ia juga membawa utusan BNPB untuk melihat kondisi bencana serta memintanya membantu mengatasi bencana banjir yang sering terjadi di daerah itu.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan pihaknya membuka dapur umum untuk membantu warga yang menjadi korban akibat bencana banjir.
Ia mengatakan banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Batang Ulakan tidak saja berdampak pada Ulakan Tapakis namun juga di Kecamatan Nan Sabaris, dan Enam Lingkuang.
Ia menyampaikan meluapnya sungai tersebut disebabkan karena hujan yang mengguyur daerah itu semenjak dua hari yang lalu dan kondisi sungai yang berbelok serta muara yang tertutup pasir.
"Padang Pariaman merupakan daerah rawan bencana, dan kami siap membantu masyarakat," katanya.
Pemkab Padang Pariaman juga memberikan sejumlah terpal serta kue dan makanan lainnya untuk korban banjir tersebut.
"Saya bersama utusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan bupati beserta pihak terkait melihat kondisi bencana dan warga yang terdampak bencana," kata John Kenedy Azis saat meninjau dapur umum di lokasi bencana banjir di Ulakan Tapakis, Sabtu.
Ia mengatakan akibat bencana banjir tersebut setidaknya ada 1.000 kepala keluarga terisolasi sehingga dibutuhkan bantuan dari sejumlah pihak.
Bantuan tersebut diserahkan kepada pemerintah kecamatan setempat untuk dimasak didapur umum dan didistribusikan langsung kepada warga yang terdampak banjir.
Adapun bantuan kebutuhan pokok yang diberikan oleh anggota DPR RI tersebut yaitu beras setengah ton, mie, minyak, telur, dan cabai.
Ia mengajak seluruh pihak membantu warga yang terdampak banjir tersebut karena saat ini membutuhkan bantuan.
Pada kesempatan itu ia juga membawa utusan BNPB untuk melihat kondisi bencana serta memintanya membantu mengatasi bencana banjir yang sering terjadi di daerah itu.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan pihaknya membuka dapur umum untuk membantu warga yang menjadi korban akibat bencana banjir.
Ia mengatakan banjir yang diakibatkan meluapnya sungai Batang Ulakan tidak saja berdampak pada Ulakan Tapakis namun juga di Kecamatan Nan Sabaris, dan Enam Lingkuang.
Ia menyampaikan meluapnya sungai tersebut disebabkan karena hujan yang mengguyur daerah itu semenjak dua hari yang lalu dan kondisi sungai yang berbelok serta muara yang tertutup pasir.
"Padang Pariaman merupakan daerah rawan bencana, dan kami siap membantu masyarakat," katanya.
Pemkab Padang Pariaman juga memberikan sejumlah terpal serta kue dan makanan lainnya untuk korban banjir tersebut.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendes Yandri dorong tingkatkan potensi desa saat jumpa wali nagari se-Padang Pariaman
04 April 2026 5:47 WIB
Warga Pariaman manfaatkan sawah terbengkalai luas 1 hektare tanam ribuan batang cabai
31 March 2026 18:16 WIB
Wawako Pariaman tekankan pengadaan barang dan jasa harus berdampak pada ekonomi daerah
31 March 2026 15:18 WIB