Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman bantu pengusaha kapal wisata dalam pengadaan pelampung

Senin, 30 Maret 2026 14:54 WIB
Image Print
Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Sumbar Elfis Chandra memasangkan pelampung saat penyerahan bantuan tersebut kepada pengusaha kapal wisata. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat membantu 15 pelaku usaha kapal wisata di daerah itu dalam hal pengadaan pelampung yang moda transportasinya masih aktif membawa wisatawan ke pulau guna meningkatkan standar keselamatan moda transportasi tersebut.

"Bantuan ini mungkin nilainya tidak seberapa dibanding jasa mereka dalam menggerakkan ekonomi kepulauan. Namun kami berharap ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan standar keamanan transportasi laut kita," kata Asisten Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kota Pariaman Elfis Chandra, di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan bantuan yang diberikan pada Minggu (29/3) berupa dua unit pelampung berstandar internasional dan bersifat stimulan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemkot Pariaman kepada pelaku usaha kapal wisata yang masih aktif sampai saat ini.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan karena Pemkot Pariaman berkomitmen untuk memastikan setiap armada kapal wisata di daerah itu memenuhi syarat kelayakan demi meminimalisir risiko kecelakaan laut, kata dia.

Ia menjelaskan pemberian bantuan tersebut karena pemerintah setempat menilai laut merupakan sumber kehidupan bagi warga Pariaman khususnya pelaku usaha kapal wisata apalagi bagi kapten dan anak buah kapal.

"Keselamatan bukan hanya soal aturan, tapi soal memastikan mereka bisa pulang ke rumah bertemu keluarga dengan selamat setiap harinya," katanya.

Namun, lanjutnya bantuan tersebut bersifat stimulan atau pemancing agar pelaku usaha kapal wisata melengkapi berlayar yang masih kurang

"Dengan adanya stimulan ini, kita ingin para pelaku usaha kapal memiliki kesadaran tinggi bahwa keamanan adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis mereka," ujarnya.

Ia juga meminta pelaku usaha kapal di daerah itu untuk meningkatkan kedisiplinan dalam pengantaran dan penjemputan penumpang di pulau agar tidak mengecewakan wisatawan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026