Padang Aro (ANTARA) - Masyarakat Solok Selatan, Sumatera Barat, merasakan getaran cukup kuat gempa berkekuatan 5,8 M yang berpusat di Tuapejat, Kepulauan Mentawai, pada Rabu pagi.

"Saya sedang melayani pembeli. Tiba-tiba terasa ada yang bergoyang," kata Aldi (39), seorang pedagang di Sungai Pagu, Rabu.

Merasakan getaran gempa, dirinya meminta pembeli untuk keluar menyelamatkan diri.

"Saya minta pembeli untuk keluar karena getaran terasa kuat," ujarnya.

Sementara Hesti (34), mengaku meletakkan jemurannya ketika getaran gempa terasa. 

"Saat merasakan getaran, saya langsung meletakan pakaian yang akan dijemuran yang baru saya angkat dari mesin cuci dan keluar rumah," kata warga Pasir Talang ini.

Sementara Mardi (40), mengaku tak merasakan getaran gempa tersebut. "Mungkin karena saat gempa saya sedang naik motor," ujarnya.

Hanya saja, dirinya sempat terkejut ketika melihat sejumlah orang keluar dari rumah dan tampak ribut. "Di jalan, saya melihat orang-orang keluar rumah. Saya sempat terkejut," ujarnya.

Gempa berkekuatan 5,8 M berpusat pada 3 km Tenggara Tuapejat, Kepulauan Mentawai dengan kedalam 29 Km terjadi sekitar pukul 8.24 WIB.