Bakal ada peternakan sapi perah di Taman Hutan Raya Bung Hatta
Jumat, 9 April 2021 20:29 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melihat lokasi peternakan sapi perah Taman Raya Hutan Bung Hatta Padang didamping Wali Kota Padang Hendri Septa. ((Antarasumbar/HO-Pemkot Padang))
Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang akan mengembangkan peternakan sapi perah di Taman Hutan Raya Bung Hatta (Tahura) sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan susu sapi segar dan dan daging.
"Selain untuk pemenuhan susu dan daging di kawasan ini, nanti juga akan dijadikan lokasi wisata agro dan pendidikan," kata Wali Kota Padang, Hendri Septa di Padang, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu usai menyambut kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan memaparkan rencana pengembangan peternakan sapi tersebut di kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta.
Menurut Hendri pada pertengahan Maret 2021 pihaknya sudah mengutarakan langsung rencana ini kepada Mentan di Jakarta
"Alhamdulilah waktu itu Mentan setuju dan mengingatkan tiga Dirjen di lingkup Kementan untuk membantu terealisasi di 2021,” kata dia.
Hendri mengatakan usai meninjau lokasi Mentan meminta kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta menjadi kawasan terpadu agrobisnis.
"Insya Allah kita akan sungguh-sungguh menciptakan kawasan pertanian dan peternakan terpadu yang dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian rakyat," katanya,
Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syharial Kamat juga optimistis mengelola peternakan sapi perah di Tamah Hutan Raya Bung Hatta.
"Saat ini baru 20 persen kebutuhan susu warga kota Padang dapat dipenuhi sendiri, selebihnya diimpor dari daerah tetangga," kata dia.
Ia optimistis dengan upaya yang digagas oleh Wali Kota apalagi kebutuhan susu sapi bagi warga kota Padang cukup tinggi, sementara saat ini baru bisa memenuhi 20 persen.
"Sehingga kita berpikir kenapa tidak kita kelola peternakan sapi perah ini dengan baik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan warga kota," ujarnya.
Pada tahap awal Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp2,7 miliar untuk untuk pengelolaan kawasan peternakan sapi perah .
"Selain untuk pemenuhan susu dan daging di kawasan ini, nanti juga akan dijadikan lokasi wisata agro dan pendidikan," kata Wali Kota Padang, Hendri Septa di Padang, Jumat.
Ia menyampaikan hal itu usai menyambut kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan memaparkan rencana pengembangan peternakan sapi tersebut di kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta.
Menurut Hendri pada pertengahan Maret 2021 pihaknya sudah mengutarakan langsung rencana ini kepada Mentan di Jakarta
"Alhamdulilah waktu itu Mentan setuju dan mengingatkan tiga Dirjen di lingkup Kementan untuk membantu terealisasi di 2021,” kata dia.
Hendri mengatakan usai meninjau lokasi Mentan meminta kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta menjadi kawasan terpadu agrobisnis.
"Insya Allah kita akan sungguh-sungguh menciptakan kawasan pertanian dan peternakan terpadu yang dapat membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian rakyat," katanya,
Sejalan dengan itu Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syharial Kamat juga optimistis mengelola peternakan sapi perah di Tamah Hutan Raya Bung Hatta.
"Saat ini baru 20 persen kebutuhan susu warga kota Padang dapat dipenuhi sendiri, selebihnya diimpor dari daerah tetangga," kata dia.
Ia optimistis dengan upaya yang digagas oleh Wali Kota apalagi kebutuhan susu sapi bagi warga kota Padang cukup tinggi, sementara saat ini baru bisa memenuhi 20 persen.
"Sehingga kita berpikir kenapa tidak kita kelola peternakan sapi perah ini dengan baik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan warga kota," ujarnya.
Pada tahap awal Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran Rp2,7 miliar untuk untuk pengelolaan kawasan peternakan sapi perah .
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pedagang Silo dan Pemko Sawahlunto tingkatkan sinergi untuk pembangunan infrastruktur pasar kuliner
25 November 2025 13:01 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB