Sebanyak 248 calon jamaah haji di Pasaman telah disuntik vaksin COVID-19
Rabu, 24 Maret 2021 18:41 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman melakukan suntik vaksin COVID-19 kepada calon jamaah haji di Puskesmas Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. (Antarasumbar/HO-Kementerian Agama Kabupaten Pasaman)
Lubuksikaping (ANTARA) - Sebanyak 248 orang calon jamaah haji di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) telah disuntik vaksin COVID-19 tahap kedua.
"Vaksinisasi merupakan salah satu langkah untuk pemenuhan syarat wajib dalam keberangkatan calon jamaah haji ke tanah suci di tahun 2021 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi," Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra di Lubuk Sikaping, Rabu.
Penyuntikan vaksinisasi itu diadakan di 16 Puskesmas secara bertahap.
Ia mengatakan terkait kepastian kapan keberangkatan calon jamaah haji ke tanah suci, masih menunggu informasi hasil kajian pemerintah pusat.
Ia berharap agar bersabar dan selalu berdoa tetap melakukan persiapan secara mandiri, baik keilmuan maupun kesehatan fisik.
Selanjutnya kepada calon jamaah haji agar tidak mudah termakan isu murahan atau informasi hoax yang tidak dari sumber yang jelas terkait keberangkatan.
"Kepastian kabar keberangkatan itu hanya datangnya dari pihak yang berkompeten dalam hal ini pemerintah," ujarnya.
Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Rahadian membenarkan bahwa calon jamaah haji telah dilakukan suntik vaksin COVID-19 tahap kedua di 16 Puskemas.
Sampai saat ini total kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pasaman sebanyak 390 orang, rincian dirawat 8 orang, isolasi di rumah 18 orang, meninggal 17 orang, sembuh 347 orang.
Ia mengimbau bagi yang telah disuntik vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti mencuci tangan pakai sabun, pakai masker dan menjaga jarak.
"Vaksinisasi merupakan salah satu langkah untuk pemenuhan syarat wajib dalam keberangkatan calon jamaah haji ke tanah suci di tahun 2021 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi," Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Dedi Wandra di Lubuk Sikaping, Rabu.
Penyuntikan vaksinisasi itu diadakan di 16 Puskesmas secara bertahap.
Ia mengatakan terkait kepastian kapan keberangkatan calon jamaah haji ke tanah suci, masih menunggu informasi hasil kajian pemerintah pusat.
Ia berharap agar bersabar dan selalu berdoa tetap melakukan persiapan secara mandiri, baik keilmuan maupun kesehatan fisik.
Selanjutnya kepada calon jamaah haji agar tidak mudah termakan isu murahan atau informasi hoax yang tidak dari sumber yang jelas terkait keberangkatan.
"Kepastian kabar keberangkatan itu hanya datangnya dari pihak yang berkompeten dalam hal ini pemerintah," ujarnya.
Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Rahadian membenarkan bahwa calon jamaah haji telah dilakukan suntik vaksin COVID-19 tahap kedua di 16 Puskemas.
Sampai saat ini total kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pasaman sebanyak 390 orang, rincian dirawat 8 orang, isolasi di rumah 18 orang, meninggal 17 orang, sembuh 347 orang.
Ia mengimbau bagi yang telah disuntik vaksin tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 seperti mencuci tangan pakai sabun, pakai masker dan menjaga jarak.
Pewarta : Septria Rahmat
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Pasaman Barat gelar latihan pengendalian massa tingkatkan kesiapsiagaan
15 April 2026 19:37 WIB
Pengangkatan PPAT Baru di Kabupaten Pasaman, perkuat kepastian hukum pertanahan
15 April 2026 16:09 WIB
Pasaman Barat peroleh TKD Rp120 miliar untuk penanggulangan daerah terdampak bencana
14 April 2026 18:42 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos sebut bansos kuartal pertama telah cair, juga untuk penyitas bencana Sumatera
26 February 2026 12:18 WIB
Bansos Rp16 miliar didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat di Probolinggo
25 February 2026 14:35 WIB
Kabar baik, Kemensos aktifkan lagi Puskesos desa agar Bansos lebih tepat sasaran
21 February 2026 22:30 WIB
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB