Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur Jatim optimistis bansos percepat entas kemiskinan di Mojokerto

Jumat, 27 Februari 2026 15:17 WIB
Image Print
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis penyaluran bantuan sosial Pemerintah Provinsi Jatim senilai Rp5,008 miliar di Kabupaten Mojokerto dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial berbasis data terpadu.

"Penyaluran bansos ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial melalui pendekatan lintas sektoral dan spasial berbasis data terpadu," ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.

Ia menegaskan perlindungan sosial yang adaptif harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat dan penguatan kemandirian desa.

"Kami sangat berharap, bantuan ini tepat sasaran dan tepat manfaat. Artinya, semoga bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan bisa digunakan sesuai kebutuhan," ujarnya.

Dari total bantuan Rp5.008.400.000 tersebut, rincian program yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp2.766.000.000 untuk 1.383 keluarga penerima manfaat.

Selain itu, bantuan sosial bagi penyandang disabilitas atau Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) diberikan kepada 97 jiwa dengan total Rp349.200.000.

Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan Kartu Indonesia Pintar Program Penanganan Kemiskinan dan Stunting (KIP PPKS) Jawara sebesar Rp36.000.000 bagi 12 penerima manfaat, serta bantuan Permakaman Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lanjut Usia kepada 10 orang dengan total Rp45.750.000.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026