Pascasarjana UNP gerakan kembali penghijauan kampus
Kamis, 17 Desember 2020 17:55 WIB
Pascasarjana dan Pusat Kajian Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PPKLH) Universitas Negeri Padang (UNP) lakukan penghijauan. (Antara/ist)
Padang (ANTARA) - Pascasarjana dan Pusat Kajian Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PPKLH) Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan gerakan kembali penghijauan kampus untuk persiapan penilaian 2021 setelah diterimanya anugerah UIGreen Matric oleh UNP sebagai pengakuan kampus peduli lingkungan dan kampus sehat.
Kegiatan penghijauan langsung dikomandoi oleh Prof. Dr. Dedi Hermon, yang juga Wadir II Pascasarjana UNP dan diikuti oleh seluruh tendik Pascasarjana dan anggota PPKLH.
"Dalam kegiatan penanaman bibit tumbuhan (pohon) hutan yang mempunyai cepat tumbuh dan berkembang. Sebanyak 50 pohon tersebut di tanam di sekitaran Pascasarjana," kata Wadir II Pascasarjana UNP Prof. Dr. Dedi Hermon, Rabu.
Ia berharap, untuk kedepan UNP diharapkan mengupayakan penghijauan pada minimal 40 persen lahan UNP, karena harus masuk kategori ruang terbuka hijau.
Sementara itu Pimpinan PPKLH Dr. Indang Dewata menambahkan bahwa selain ruang terbuka hijau, UNP harus menyediakan jalur hijau pejalan kaki, pengelolaan limbah terpadu, gedung hemat energi, tranportasi ramah lingkungan, serta riset-riset yang pro terhadap lingkungan.
Mengingat Tahun 2021 persaingan semakin berat, banyak kampus yang akan terlibat dalam penilaian UIGreenMatric, saat ini 930 Perguruan Tinggi di Indonesia ikut kompetisi UIGreenMatric, dan UNP sukses di urutan 42 dari 930 PT di Indonesia.
Dari Hasil evaluasi pimpinan PPKLH Dr. Indang Dewata dan Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Yenny Rozimella dengan Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D, maka kedepannya perlu persiapan yang matang dan harus dimulai saat ini, karena dengan persiapan yang matang tentu diharapkan hasil yang lebih maksimal di ajang ini.
Kegiatan penghijauan langsung dikomandoi oleh Prof. Dr. Dedi Hermon, yang juga Wadir II Pascasarjana UNP dan diikuti oleh seluruh tendik Pascasarjana dan anggota PPKLH.
"Dalam kegiatan penanaman bibit tumbuhan (pohon) hutan yang mempunyai cepat tumbuh dan berkembang. Sebanyak 50 pohon tersebut di tanam di sekitaran Pascasarjana," kata Wadir II Pascasarjana UNP Prof. Dr. Dedi Hermon, Rabu.
Ia berharap, untuk kedepan UNP diharapkan mengupayakan penghijauan pada minimal 40 persen lahan UNP, karena harus masuk kategori ruang terbuka hijau.
Sementara itu Pimpinan PPKLH Dr. Indang Dewata menambahkan bahwa selain ruang terbuka hijau, UNP harus menyediakan jalur hijau pejalan kaki, pengelolaan limbah terpadu, gedung hemat energi, tranportasi ramah lingkungan, serta riset-riset yang pro terhadap lingkungan.
Mengingat Tahun 2021 persaingan semakin berat, banyak kampus yang akan terlibat dalam penilaian UIGreenMatric, saat ini 930 Perguruan Tinggi di Indonesia ikut kompetisi UIGreenMatric, dan UNP sukses di urutan 42 dari 930 PT di Indonesia.
Dari Hasil evaluasi pimpinan PPKLH Dr. Indang Dewata dan Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Yenny Rozimella dengan Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D, maka kedepannya perlu persiapan yang matang dan harus dimulai saat ini, karena dengan persiapan yang matang tentu diharapkan hasil yang lebih maksimal di ajang ini.
Pewarta : Mutiara Ramadhani
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Srikandi PLN jadi motor penggerak ekonomi rakyat dalam aksi penghijauan di Lanud Tabing
20 June 2025 10:44 WIB
PLN UID Sumbar kolaborasi bersama TNI AU dan Forum BUMN laksanakan penghijauan
18 June 2025 14:45 WIB
Wagub Sumbar apresiasi gerakan penanaman kelapa di kawasan Lanud Sutan Syahrir
17 June 2025 21:40 WIB
PNM Padang bantu cegah longsor dengan gerakan tanam pohon pelindung
27 November 2023 10:02 WIB, 2023
PT Elnusa Petrofin berhasil tanam 1.062 pohon trembesi untuk dukung net zero emission 2060
18 October 2023 18:40 WIB, 2023
Majukan lingkungan pantai, PLN kembangkan ekowisata Ujung Batu Kota Padang
15 December 2022 23:13 WIB, 2022