Transaksi saham warga Sumbar capai Rp815 miliar pada September 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 16:38 WIB
Seorang investor memantau layar pergerakan harga saham di Padang, Sumatera Barat. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Padang (ANTARA) - Nilai transaksi saham warga Sumatera Barat (Sumbar) di Bursa Efek Indonesia pada September 2020 mencapai Rp815 miliar atau merupakan angka tertinggi yang pernah dicapai sejak awal tahun ini.
"Hingga akhir September 2020 jumlah Single Investor Identification (SID) warga Sumbar telah mencapai 20.451," kata Kepala perwakilan Bursa Efek Indonesia Sumbar, Early Saputra di Padang, Rabu.
Menurut dia tingginya nilai transaksi saham menunjukan minat masyarakat untuk menanamkan uang di pasar modal terus meningkat.
"Untuk penambahan jumlah investor baru sudah mencapai 2.949 orang hingga September," kata dia.
Ia menenggarai dengan semakin banyaknya generasi muda yang melek investasi membuat nilai transaksi terus meningkat.
Early menyebutkan dilihat dari aspek demografi para investor pasar modal di Sumbar didominasi oleh pelajar dan mahasiswa dengan jumlah mencapai 7.100 orang dengan rentang usia 18-25 tahun.
Artinya 80 persen investor di Sumbar usianya berada di bawah 40 tahun, katanya.
Sementara dari sisi gender investor di Sumbar mayoritas pria dengan jumlah 10.400 dan perempuan 9.200.
Untuk jumlah aset saham berdasarkan usia 18-25 tahun telah mencapai Rp15 miliar.
"Sedangkan untuk aset nonsaham telah mencapai Rp18 miliar," ujarnya.
Ia menyampaikan salah satu yang diminati untuk berinvestasi berupa sukuk wakaf yang jika dibeli maka keuntungannya dalam bentuk wakaf.
Terkait dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang tumbuh minus dalam dua triwulan terakhir, ia menilai tidak berpengaruh terhadap minat orang menanamkan uang di pasar modal.
"Ketika pasar semakin baik, pengawasan ketat maka orang akan semakin percaya bursa akan semakin antusias," katanya.
Ia menilai hal ini tidak lepas dari edukasi dan pengawasan yang dilakukan OJK hingga dukungan dari pemerintah yang membuat produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan anak muda.
"Hingga akhir September 2020 jumlah Single Investor Identification (SID) warga Sumbar telah mencapai 20.451," kata Kepala perwakilan Bursa Efek Indonesia Sumbar, Early Saputra di Padang, Rabu.
Menurut dia tingginya nilai transaksi saham menunjukan minat masyarakat untuk menanamkan uang di pasar modal terus meningkat.
"Untuk penambahan jumlah investor baru sudah mencapai 2.949 orang hingga September," kata dia.
Ia menenggarai dengan semakin banyaknya generasi muda yang melek investasi membuat nilai transaksi terus meningkat.
Early menyebutkan dilihat dari aspek demografi para investor pasar modal di Sumbar didominasi oleh pelajar dan mahasiswa dengan jumlah mencapai 7.100 orang dengan rentang usia 18-25 tahun.
Artinya 80 persen investor di Sumbar usianya berada di bawah 40 tahun, katanya.
Sementara dari sisi gender investor di Sumbar mayoritas pria dengan jumlah 10.400 dan perempuan 9.200.
Untuk jumlah aset saham berdasarkan usia 18-25 tahun telah mencapai Rp15 miliar.
"Sedangkan untuk aset nonsaham telah mencapai Rp18 miliar," ujarnya.
Ia menyampaikan salah satu yang diminati untuk berinvestasi berupa sukuk wakaf yang jika dibeli maka keuntungannya dalam bentuk wakaf.
Terkait dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang tumbuh minus dalam dua triwulan terakhir, ia menilai tidak berpengaruh terhadap minat orang menanamkan uang di pasar modal.
"Ketika pasar semakin baik, pengawasan ketat maka orang akan semakin percaya bursa akan semakin antusias," katanya.
Ia menilai hal ini tidak lepas dari edukasi dan pengawasan yang dilakukan OJK hingga dukungan dari pemerintah yang membuat produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan anak muda.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB