Painan, Sumbar, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menyatakan pelaksanaan ujian nasional Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada hari pertama, Senin di kabupaten itu berjalan lancar tanpa masalah. "Pantauan kami ke sejumlah sekolah, pelaksanaan UN SD/MI di kabupaten ini berjalan lancar. Jumlah peserta UN SD/MI tahun 2013 sebanyak 9.865 orang, yang diselenggarakan di 135 SD/MI," kata Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar di Painan, Senin. Pemantauan dilakukan Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit selaku pimpinan tim pemkab setempat dengan mengunjungi sejumlah sekolah penyelenggara. UN SD/MI diselenggarakan di 135 sekolah dari 382 SD/MI yang ada di kabupaten itu. Dari sebanyak 9.865 peserta UN SD/MI di 15 kecamatan yang ada tahun ini semuanya dapat mengikuti kegiatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara nasional. Berkas UN juga tidak mengalami kekurangan. Menurut dia, pendistribusian soal UN ke sekolah-sekolah di daerah terpencil diberlakukan khusus oleh tim pemkab di bawah pengawalan aparat Kepolisian di masing-masing kecamatan sehingga berlangsung aman dan lancar. Jumlah peserta 9.865 orang tersebut terdiri dari 9.567 siswa SD, sebanyak 284 orang siswa MI dan 14 peserta paket A. Khusus peserta ujian paket A dilakukan tersendiri di satu tempat. "Mudah mudahan pelaksanaan UN SD/MI ini dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, tidak ditemukan permasalahan yang berarti bagi siswa (peserta) dan sekolah penyelenggara," ujar dia. Persoalan dan permasalahan tersebut seperti keterlambatan soal, kesalahan sampul, kekurangan soal dan lembaran jawaban. Begitu juga dengan persoalan lainnya pada peserta yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaan UN. Kata dia, untuk kelancaran UN SD/MI, pemkab sudah menyiapkan berbagai kebutuhan persiapan UN sejak jauh hari sebelumnya, mulai guru yang akan bertugas sebagai pengawas ruangan hingga sekolah penyelenggara. Sistem pengawasan UN berlaku seperti biasa pada tahun-tahun sebelumnya dan tingkat sekolah lainnya yakni dengan sistem silang murni. Ujian diawasi oleh guru pengawas dan tim pengawas UN yang telah dibentuk Dinas Pendidikan kabupaten dan provinsi. Mengenai target kelulusan, dia menyebutkan di samping lulus seratus persen, murid yang lulus juga berkualitas dan nilai hasil UN tahun 2013 dapat mengangkat nama baik kabupaten itu, minimal di tingkat provinsi. (*/sun)