Sumbar bisa tambah laboratorium uji sampel usap
Kamis, 25 Juni 2020 21:06 WIB
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit kunjungi UPTD Labor Kesehatan Sumbar. (ANTARA / Ist)
Padang (ANTARA) - Jumlah pemeriksaan sampel tes usap (swab) COVID-19 di Sumatera Barat masih bisa ditingkatkan dengan penambahan laboratorium penguji sehingga proses pelacakan (tracking) dan penelusuran (tracing) bisa dilakukan lebih cepat.
"Saat ini dalam keadaan darurat, kapasitas pemeriksaan sampel tes usap COVID-19 di Sumbar bisa mencapai 1800-an per hari. Jumlah itu bisa ditingkatkan dengan penambahan lab penguji," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Kamis.
Ia mengatakan saat ini uji sampel tes usap COVID-19 dilaksanakan di dua tempat l, yaitu Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Veteriner Bukittinggi.
Namun, Sumbar juga punya setidaknya lima lab lagi yang bisa difungsikan sebagai tempat penguji sampel usap COVID-19 yaitu Unit Pèlaksana Teknis Daerah (UPTD) laboratorium kesehatan yang terletak di Jalan Gajah Mada Nanggalo Padang.
Kemudian ada lab pada empat rumah sakit masing-masing RSUD M.Natsir Solok, RSUD Pariaman, RSUP M.Djamil dan RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi yang sudah punya alat GeneXpert.
Saat ini rata-rata seribu sampel diperiksa pada dua laboratorium itu setiap hari, namun dalam kondisi darurat bisa hingga 1800 lebih sampel per hari. Jika semua potensi lab dimanfaatkan, bisa memeriksa lebih dari 2000 sampel per hari.
"UPTD laboratorium kesehatan ini bisa melakukan analisis berbagai penyakit dalam pelayanan kesehatan. Untuk uji sampel usap COVID- 19, tinggal menambah alat PCR," kata Wagub Nasrul Abit.
Menurutnya, Sumbar patut bersyukur memiliki beberapa lab yang berpotensi menguji sampel COVID-19 karena pandemi itu belum tahu kapan akan berakhir. Kemampuan untuk uji sampel sangat dibutuhkan agar upaya tracking dan tracing masyarakat terpapar COVID-19 bisa cepat dilakukan dan diantisipasi.
Nasrul Abit mengatakan jika UPTD Labor Kesehatan itu nanti difungsikan untuk menguji sampel usap COVID-19, maka ketiadaan alat PCR bisa disampaikan kepada Gubernur dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi.
Sementara itu epala UPTD Lab Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Yun Efinita, MM menjelaskan saat ini labor kesehatan ini telah memiliki SDM keilmuan lab spesialis ahli mikro biologi dan beberapa dokter lainnya.
"Secara SDM kita memiliki ahli mikro biologi yang memang sebagai tenaga profesional di lab kesehatan ini. SDM kita mampu melakukan tes usap, namun saat ini kita terkendala alat PCR belum ada," ungkapnya.
Ia juga mengatakan pihaknya memiliki ruangan dan peralatan yang cukup dalam memberikan pelayanan lab kesehatan di Sumbar.
"Secara prinsip kami siap berkolaborasi dengan Labor FK Unand untuk bisa menguji sampel tes swab COVID-19," katanya.*
"Saat ini dalam keadaan darurat, kapasitas pemeriksaan sampel tes usap COVID-19 di Sumbar bisa mencapai 1800-an per hari. Jumlah itu bisa ditingkatkan dengan penambahan lab penguji," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Kamis.
Ia mengatakan saat ini uji sampel tes usap COVID-19 dilaksanakan di dua tempat l, yaitu Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Balai Veteriner Bukittinggi.
Namun, Sumbar juga punya setidaknya lima lab lagi yang bisa difungsikan sebagai tempat penguji sampel usap COVID-19 yaitu Unit Pèlaksana Teknis Daerah (UPTD) laboratorium kesehatan yang terletak di Jalan Gajah Mada Nanggalo Padang.
Kemudian ada lab pada empat rumah sakit masing-masing RSUD M.Natsir Solok, RSUD Pariaman, RSUP M.Djamil dan RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi yang sudah punya alat GeneXpert.
Saat ini rata-rata seribu sampel diperiksa pada dua laboratorium itu setiap hari, namun dalam kondisi darurat bisa hingga 1800 lebih sampel per hari. Jika semua potensi lab dimanfaatkan, bisa memeriksa lebih dari 2000 sampel per hari.
"UPTD laboratorium kesehatan ini bisa melakukan analisis berbagai penyakit dalam pelayanan kesehatan. Untuk uji sampel usap COVID- 19, tinggal menambah alat PCR," kata Wagub Nasrul Abit.
Menurutnya, Sumbar patut bersyukur memiliki beberapa lab yang berpotensi menguji sampel COVID-19 karena pandemi itu belum tahu kapan akan berakhir. Kemampuan untuk uji sampel sangat dibutuhkan agar upaya tracking dan tracing masyarakat terpapar COVID-19 bisa cepat dilakukan dan diantisipasi.
Nasrul Abit mengatakan jika UPTD Labor Kesehatan itu nanti difungsikan untuk menguji sampel usap COVID-19, maka ketiadaan alat PCR bisa disampaikan kepada Gubernur dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi.
Sementara itu epala UPTD Lab Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Yun Efinita, MM menjelaskan saat ini labor kesehatan ini telah memiliki SDM keilmuan lab spesialis ahli mikro biologi dan beberapa dokter lainnya.
"Secara SDM kita memiliki ahli mikro biologi yang memang sebagai tenaga profesional di lab kesehatan ini. SDM kita mampu melakukan tes usap, namun saat ini kita terkendala alat PCR belum ada," ungkapnya.
Ia juga mengatakan pihaknya memiliki ruangan dan peralatan yang cukup dalam memberikan pelayanan lab kesehatan di Sumbar.
"Secara prinsip kami siap berkolaborasi dengan Labor FK Unand untuk bisa menguji sampel tes swab COVID-19," katanya.*
Pewarta : Miko Elfisha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tingkatkan sarana pendidikan, Pemkab Tanah Datar bangun ruang labor komputer dan perpustakaan di sekolah
24 September 2024 17:10 WIB, 2024
Tingkatkan Tri Dharma,LLDIKTI Wilayah X adakan mobile Laboratorium bagi mahasiswa PTS Padang
12 June 2024 15:26 WIB, 2024
Wajah baru Laboratorium Komputer SMK 1 Sumbar, sumbangsih PLN Peduli
24 November 2023 14:18 WIB, 2023
Pemkab Dharmasraya akan jadikan Labkesda sebagai laboratorium rujukan
11 November 2021 15:22 WIB, 2021
Gubernur : Bantuan hibah untuk Labor Unand baru diajukan ke Pemprov Sumbar
03 August 2021 19:43 WIB, 2021
Labor LLDIKTI-X kembali dibuka pasca COVID-19, ini aturan untuk menggunakan
24 June 2021 14:39 WIB, 2021
Wapres RI resmikan Gedung Labor Olahraga dan Sport Center UNP di Pariaman
06 April 2021 22:26 WIB, 2021
Untuk membangun Labor di daerah Ketinggian, UM Sumbar jajaki kerja sama dengan pihak ini
01 April 2021 18:31 WIB, 2021
Sampel menumpuk, Kepala BNPB minta Laboratorium Unand bantu pemeriksaan spesimen COVID-19 nasional
14 September 2020 16:47 WIB, 2020
160 spesimen tes usap COVID-19 di Pasaman Barat dikirim ke labor Universitas Andalas
10 August 2020 20:16 WIB, 2020