Garuda pecah ban di Syamsudin Noor
Kamis, 11 Juni 2020 20:14 WIB
Sebuah pesawat Garuda di Bandara Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalsel. ANTARA/Dokumen
Banjarmasin (ANTARA) - Seluruh penumpang pesawat Garuda yang mengalami pecah ban di landasan pacu Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan selamat dan tidak ada yang mengalami cedera pada kejadian tersebut.
"Seluruh penumpang selamat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," ujar Communication and Legal Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Aditya Putra Patria di Banjarbaru, Kamis.
Pesawat Garuda rute Jakarta tujuan Banjarmasin sempat mengalami kendala teknis pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WITA setelah mendarat kemudian siap berbalik menuju apron atau parkir pesawat.
Menurut Aditya, pihaknya meluruskan berita di media sosial yang menyebut pesawat tergelincir tetapi mengalami kendala teknis saat manuver menuju apron setelah mendarat di landasan pacu bandara setempat.
"Kami ingin meluruskan informasi di media sosial yang menyebut pesawat tergelincir, padahal terkendala teknis tidak bisa manuver menuju apron. Apa kendala teknisnya masih dilakukan investigasi lebih lanjut," ungkapnya.
Disebutkan, lokasi atau titik kegagalan manuver pesawat yang mengangkut 35 penumpang itu berada ditengah landasan pacu (runway) 28/10 dan posisinya melintang sehingga harus ditarik menuju ke apron.
"Posisi pesawat menghalangi runway (block aircraft) sehingga runway di titik 10/28 ditutup sementara hingga membuat dua penerbangan terlambat mendarat di landasan pacu dari jadwal yang direncanakan," katanya.
"Seluruh penumpang selamat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," ujar Communication and Legal Manager Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Aditya Putra Patria di Banjarbaru, Kamis.
Pesawat Garuda rute Jakarta tujuan Banjarmasin sempat mengalami kendala teknis pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WITA setelah mendarat kemudian siap berbalik menuju apron atau parkir pesawat.
Menurut Aditya, pihaknya meluruskan berita di media sosial yang menyebut pesawat tergelincir tetapi mengalami kendala teknis saat manuver menuju apron setelah mendarat di landasan pacu bandara setempat.
"Kami ingin meluruskan informasi di media sosial yang menyebut pesawat tergelincir, padahal terkendala teknis tidak bisa manuver menuju apron. Apa kendala teknisnya masih dilakukan investigasi lebih lanjut," ungkapnya.
Disebutkan, lokasi atau titik kegagalan manuver pesawat yang mengangkut 35 penumpang itu berada ditengah landasan pacu (runway) 28/10 dan posisinya melintang sehingga harus ditarik menuju ke apron.
"Posisi pesawat menghalangi runway (block aircraft) sehingga runway di titik 10/28 ditutup sementara hingga membuat dua penerbangan terlambat mendarat di landasan pacu dari jadwal yang direncanakan," katanya.
Pewarta : Gunawan Wibisono/Yose Rizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prediksi susunan pemain timnas U22 Indonesia melawan Myanmar U22, ada perubahan gaya main
12 December 2025 13:27 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB