Hasil tes, 28 ABK KM Kelud positif COVID-19
Jumat, 17 April 2020 20:09 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi saat telekonferens bersama wartawan. (ANTARA/Naim)
Batam (ANTARA) - Otoritas Kesehatan di Kota Batam Kepulauan Riau mencatat, sebanyak 28 orang kru KM Kelud dinyatakan positif COVID-19, bertambah satu lagi dari data sebelumnya.
"Jadi hari ini, pemeriksaan terhadap 22 kru, 8 negatif dan 14 positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi di Batam, Jumat.
Didi mengaktualkan data yang diberikan sebelumnya, sebanyak 27 ABK KM Kelud positif COVID-19, tambahan 13 orang hari ini.
Pada hasil pemeriksaan swab yang selesai Kamis (16/4), dari 15 ABK, sebanyak 14 orang di antaranya positif COVID-19.
Ia menjelaskan, ada seorang kru KM Kelud yang tidak masuk data sebelumnya, karena pemeriksaan swab dilakukan di RSBP. Tidak seperti ABK lainnya yang diperiksa di rumah sakit fasilitas karantina dan isolasi Pulau Galang.
Selain terhadap ABK, otoritas kesehatan Batam juga melacak 38 orang penumpang KM Kelud yang turun di kota kepulauan itu, untuk melakukan rapid test, guna mengetahui paparan virus corona.
Menurut Didi, seluruh hasil rapid test penumpang KM Kelud yang tinggal di Batam, non-reaktif.
"Semua yang di Batam negatif. Dari 38 yang turun di Batam, tidak semuanya orang Batam. Yang orang Batam semua negatif. Begitu luar biasanya kawan-kawan di lapangan men-'trace' dan mengecek," jelas Didi.
Selain warga Batam, tercatat pula penumpang KM Kelud dari Kabupaten Bintan, Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Jakarta, Jember, Yogyakarta, dan Kota Tanjungpinang.
"Jadi hari ini, pemeriksaan terhadap 22 kru, 8 negatif dan 14 positif," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi di Batam, Jumat.
Didi mengaktualkan data yang diberikan sebelumnya, sebanyak 27 ABK KM Kelud positif COVID-19, tambahan 13 orang hari ini.
Pada hasil pemeriksaan swab yang selesai Kamis (16/4), dari 15 ABK, sebanyak 14 orang di antaranya positif COVID-19.
Ia menjelaskan, ada seorang kru KM Kelud yang tidak masuk data sebelumnya, karena pemeriksaan swab dilakukan di RSBP. Tidak seperti ABK lainnya yang diperiksa di rumah sakit fasilitas karantina dan isolasi Pulau Galang.
Selain terhadap ABK, otoritas kesehatan Batam juga melacak 38 orang penumpang KM Kelud yang turun di kota kepulauan itu, untuk melakukan rapid test, guna mengetahui paparan virus corona.
Menurut Didi, seluruh hasil rapid test penumpang KM Kelud yang tinggal di Batam, non-reaktif.
"Semua yang di Batam negatif. Dari 38 yang turun di Batam, tidak semuanya orang Batam. Yang orang Batam semua negatif. Begitu luar biasanya kawan-kawan di lapangan men-'trace' dan mengecek," jelas Didi.
Selain warga Batam, tercatat pula penumpang KM Kelud dari Kabupaten Bintan, Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Jakarta, Jember, Yogyakarta, dan Kota Tanjungpinang.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB