Pemkab Rejang Lebong tetap akan gelar Pasar Ramadhan 2020
Minggu, 12 April 2020 17:46 WIB
Ahmad Hijazi, Bupati Rejang Lebong. (Foto dok.Antarabengkulu.com)
Rejang Lebong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, akan tetap menggelar Pasar Ramadhan 2020 di tengah wabah Virus Corona baru penyebab COVID-19 yang melanda Tanah Air.
"Kita tetap menjaga apa yang disampaikan pemerintah bahwa physical distancing itu kita utamakan. Pasar Ramadhan ini tidak seperti yang selama ini kita laksanakan dengan menggunakan tenda panjang, tetapi akan menggunakan tenda kerucut yang terpisah satu dengan lainnya," kata Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi di Rejang Lebong, Minggu.
Keberadaan Pasar Ramadhan yang menjual makanan dan minuman berbuka puasa serta aneka lauk itu, tambah dia, tetap dibuka sesuai dengan keinginan masyarakat setempat dengan ketentuan jarak antara pedagang satu dengan lainnya berjarak 3-5 meter, sehingga pembeli tidak menumpuk.
Pasar Ramadhan ini rencananya akan diadakan di kawasan Kelurahan Kepala Siring atau belakangan Pasar Bang Mego, di mana sepanjang jalan ini akan dipasang tenda kerucut untuk pedagang "bukoan" ini berjualan. Pasar Ramadhan ini akan dibuka mulai 24 April mendatang.
"Kalau pakai tenda selama ini pedagang dan pembelinya menumpuk. Nah kalau sekarang pedagangnya paling banyak dua orang dalam satu tenda," ujarnya.
Aktivitas jual beli di pasar ini nantinya akan diawasi oleh petugas Pemkab Rejang Lebong serta petugas kepolisian guna mengingatkan mereka untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak. Selain itu di kawasan ini akan disediakan tempat cuci tangan.
Sementara itu terkait dengan retribusi pasar tahunan itu, kata dia, saat ini masih akan dibahas pihaknya apakah akan ditarik atau tidak mengingat sebelumnya pemkab telah membebaskan sementara waktu pembayaran pajak dan retribusi daerah selama keadaan darurat COVID-19.
"Kita tetap menjaga apa yang disampaikan pemerintah bahwa physical distancing itu kita utamakan. Pasar Ramadhan ini tidak seperti yang selama ini kita laksanakan dengan menggunakan tenda panjang, tetapi akan menggunakan tenda kerucut yang terpisah satu dengan lainnya," kata Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi di Rejang Lebong, Minggu.
Keberadaan Pasar Ramadhan yang menjual makanan dan minuman berbuka puasa serta aneka lauk itu, tambah dia, tetap dibuka sesuai dengan keinginan masyarakat setempat dengan ketentuan jarak antara pedagang satu dengan lainnya berjarak 3-5 meter, sehingga pembeli tidak menumpuk.
Pasar Ramadhan ini rencananya akan diadakan di kawasan Kelurahan Kepala Siring atau belakangan Pasar Bang Mego, di mana sepanjang jalan ini akan dipasang tenda kerucut untuk pedagang "bukoan" ini berjualan. Pasar Ramadhan ini akan dibuka mulai 24 April mendatang.
"Kalau pakai tenda selama ini pedagang dan pembelinya menumpuk. Nah kalau sekarang pedagangnya paling banyak dua orang dalam satu tenda," ujarnya.
Aktivitas jual beli di pasar ini nantinya akan diawasi oleh petugas Pemkab Rejang Lebong serta petugas kepolisian guna mengingatkan mereka untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak. Selain itu di kawasan ini akan disediakan tempat cuci tangan.
Sementara itu terkait dengan retribusi pasar tahunan itu, kata dia, saat ini masih akan dibahas pihaknya apakah akan ditarik atau tidak mengingat sebelumnya pemkab telah membebaskan sementara waktu pembayaran pajak dan retribusi daerah selama keadaan darurat COVID-19.
Pewarta : Nur Muhamad
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB