Jakarta, (Antara) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargekan satu kursi penuh dari warga Indonesia di luar negeri dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 dengan menyiapkan strategi khusus. "Untuk mengejar target tersebut pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS akan menggelar pertemuan konsolidasi kader PKS di luar negeri," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Muhammad Taufik Ridho di Jakarta, Senin. Dia menjelaskan Presiden PKS Anis Matta akan langsung memimpin rombongan dalam acara yang akan diselenggarakan di Kota Istanbul, Turki, 27-28 April 2013 itu. Menurut Ridho, PKS merasa perlu melakukan konsolidasi tersebut karena beberapa alasan, di antaranya pertemuan seperti itu belum pernah dilakukan PKS untuk para pengurus Pusat Informasi dan Pelayanan PKS. Selain itu, ujar Ridho, PKS sudah relatif selesai menggarap konsolidasi untuk kader di dalam negeri dengan "roadshow" yang dilakukan Presiden PKS beserta pimpinan lain sejak 2 Februari 2013. "Roadshow" itu, menurut dia, mencapai puncaknya dalam perayaan Milad ke-15 PKS serta Rapat Pimpinan Nasional yang berakhir Sabtu (20/4) di Semarang, Jawa Tengah. "PKS juga sudah sejak pekan lalu mendaftarkan caleg ke KPU, jadi relatif kami sudah selesai dengan banyak urusan partai di dalam negeri," ujarnya. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri (BHLN) DPP PKS Taufik Ramlan mengatakan target PKS untuk Pemilu 2014 mendapatkan satu kursi penuh dari luar negeri cukup realistis. "PKS memiliki Pusat Informasi dan Pelayanan PKS (PIP PKS) di 22 negara dengan kader mencapai 7.000 orang," ujarnya. Namun PKS, menuut dia, meminta KPU serius menjaring suara warga negara Indonesia di luar negeri yang sebenarnya besar namun tingkat partisipasinya selalu rendah dalam setiap pemilu. Lebih lanjut Taufik Ramlan menjelaskan, selain menggelar acara konsolidasi kader di luar negeri, PKS akan menemui pengurus partai berkuasa di Turki yaitu AK Party. Dia menjelaskan partainya akan membangun kerja sama di bidang pembangunan sumber daya manusia kalangan pemuda dan profesional, dan juga menyampaikan undangan kepada Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu yang juga adalah kader AK Party. Menurut dia, Menlu Turki tersebut akan diminta menjadi pembicara pada Serial ke-3 Dialog Peradaban yang akan diselenggarakan PKS September 2013. (*/jno)