Sejumlah hotel berbintang di Palembang tutup sementara
Rabu, 1 April 2020 12:03 WIB
Hotel di Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah/20)
Palembang (ANTARA) - Sejumlah pengelola hotel berbintang di Kota Palembang, Sumatera Selatan, terhitung 1 April 2020 menutup sementara kegiatan usahanya untuk mengatasi anjloknya tingkat hunian hotel hingga 95 persen dari kapasitas kamar yang tersedia sebagai dampak pandemi COVID-19.
"Hari ini ada beberapa hotel yang mulai menghentikan sementara operasionalnya dan ada yang menerapkan sistem buka tutup," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan, Herlan Aspiudin di Palembang, Rabu.
Hotel yang terkonfirmasi menutup sementara kegiatan usahanya itu yakni Hotel Santika Premier Bandara, sedangkan Grup Aston yakni Hotel Aston, Harper, dan Fave Hotel melakukan operasional dengan sistem buka tutup.
Dia menjelaskan, manajemen sejumlah hotel di Palembang mulai menghentikan operasional karena tingkat huniannya terus bergerak turun sejak tiga bulan terakhir.
Jika kondisi tersebut terus memburuk, akan lebih banyak lagi hotel milik anggota PHRI menutup sementara kegiatan usahanya karena pemasukan tidak sesuai dengan biaya operasional harian yang dikeluarkan.
Tamu yang menginap di hotel sekarang ini paling banyak 10 orang, jumlahnya mengalami penurunan drastis ketika Sumsel status siaga setelah beberapa waktu lalu ada seorang masyarakat yang meninggal dunia karena positif COVID-19, ujarnya.
Penurunan pengguna jasa hotel dipengaruhi banyaknya kegiatan seperti pelatihan, seminar, dan rapat kerja yang dibatalkan serta adanya penundaan perjalanan wisata sebagai tindakan antisipasi penyebaran virus corona baru itu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum mengambil langkah penutupan sementara, sejak beberapa bulan ini pengelola hotel telah melakukan berbagai efisiensi bahkan ada yang merumahkan sebagian karyawannya agar bisa tetap bertahan beroperasi, kata Ketua PHRI Sumsel.
"Hari ini ada beberapa hotel yang mulai menghentikan sementara operasionalnya dan ada yang menerapkan sistem buka tutup," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan, Herlan Aspiudin di Palembang, Rabu.
Hotel yang terkonfirmasi menutup sementara kegiatan usahanya itu yakni Hotel Santika Premier Bandara, sedangkan Grup Aston yakni Hotel Aston, Harper, dan Fave Hotel melakukan operasional dengan sistem buka tutup.
Dia menjelaskan, manajemen sejumlah hotel di Palembang mulai menghentikan operasional karena tingkat huniannya terus bergerak turun sejak tiga bulan terakhir.
Jika kondisi tersebut terus memburuk, akan lebih banyak lagi hotel milik anggota PHRI menutup sementara kegiatan usahanya karena pemasukan tidak sesuai dengan biaya operasional harian yang dikeluarkan.
Tamu yang menginap di hotel sekarang ini paling banyak 10 orang, jumlahnya mengalami penurunan drastis ketika Sumsel status siaga setelah beberapa waktu lalu ada seorang masyarakat yang meninggal dunia karena positif COVID-19, ujarnya.
Penurunan pengguna jasa hotel dipengaruhi banyaknya kegiatan seperti pelatihan, seminar, dan rapat kerja yang dibatalkan serta adanya penundaan perjalanan wisata sebagai tindakan antisipasi penyebaran virus corona baru itu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum mengambil langkah penutupan sementara, sejak beberapa bulan ini pengelola hotel telah melakukan berbagai efisiensi bahkan ada yang merumahkan sebagian karyawannya agar bisa tetap bertahan beroperasi, kata Ketua PHRI Sumsel.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dilantik jadi Ketua Pengurus Wilayah IPQAH Sumbar 2026-2031, Wali Kota Padang Fadly Amran bertekad munculkan qori dan qoriah handal
15 February 2026 16:24 WIB
Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya kunjungi penerima manfaat terpapar MBG, Ketua : bentuk dukungan moral
11 February 2026 4:14 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman : GPM harus berpihak pada masyarakat korban bencana
05 February 2026 17:23 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB