​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 1.818 kepala keluarga di daerah itu memanfaatkan sensus secara daring atau online.

"Ini data monitoring internal BPS pada Kamis (12/3) pagi," kata Kasubag Tata Usaha BPS Agam Muhammad Hafis saat sosialisasi sensus penduduk secara daring bagi pengurus PWI Agam, Kamis.

Ia mengatakan sensus penduduk secara daring ini dengan target 10.500 dari 148.000 kepala keluarga di daerah itu atau tujuh persen.

Saat ini partisipasi masyarakat memanfaatkan sensus secara daring itu 12 persen.

"Partisipasi masyarakat mengisi data kependudukan secara daring masih rendah," katanya.

Agar target itu tercapai, tambahnya BPS Agam menurunkan tim dengan jumlah 25 orang untuk menjemput bola ke masyarakat, generasi milenial, kelompok dan lainnya.

BPS akan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat, aparatur sipil negara dan lainnya dengan waktu tersisa selama 18 hari.

"Minggu depan kita akan melakukan sosialisasi ke organisasi perangkat daerah, sekolah dan lainnya," katanya.

Ia menambahkan, bagi warga yang tidak terdaftar secara daring, maka 703 orang petugas melakukan pencacahan ke lapangan

Ini mengingat bahwa sensus penduduk itu dilakukan secara dua tahap yakni, secara daring dan turun ke lapangan.

"Petugas akan turun ke lapangan untuk pencacahan pada 1-31 Juli 2020," katanya.

Ketua PWI Agam, Mursyidi menambahkan sosialisasi ini sangat membantu pengurus PWI setempat untuk mengisi data secara daring.

"Ini sangat membantu kami dalam mengisi data kependudukan dan kita akan memberikan informasi kepada masyarakat agar mengisi data secara daring menjelang jadwalnya," katanya.