Unand latih UMKM binaan manajemen keuangan, ini targetnya
Kamis, 16 Januari 2020 17:25 WIB
Seminar ilmu tentang manajemen keuangan guna meningkatkan kemampuan dan skala usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Unand.(Antara/istimewa)
Padang, (ANTARA) - Universitas Andalas (Unand) Padang melatih Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ilmu tentang manajemen keuangan guna meningkatkan kemampuan dan skala usaha.
"Peran UMKM dalam meningkatkan ekonomi daerah cukup kuat karena berperan dalam meningkatkan ketahanan ekonomi oleh sebab itu Unand terus membekali dengan beragam keterampilan teknis agar bisa lebih berkembang," kata Koordinator Pelatihan UMKM binaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unand Yessy Andriani di Padang, Kamis.
Menurut dia UMKM di Sumbar tumbuh cukup pesat namun ada sejumlah kendala dihadapi sehingga menjadi penghambat untuk lebih berkembang.
Misalnya tidak memiliki pengetahuan tentang manajemen dan laporan keuangan sehingga untuk berkembang sulit, ujarnya.
Ia menyampaikan laporan keuangan tidak hanya untuk melihat laba rugi usaha namun juga perkembangan usaha dari waktu ke waktu apakah bertumbuh atau tidak.
Kemudian laporan keuangan juga menjadi syarat untuk usaha bisa dibiayai oleh perbankan, kata dia.
Yesy menilai dengan kondisi tersebut Unand berinisiatif untuk memberikan dukungan bagi pengelola UKM agar bisa lebih berkembang.
Usai dilakukan pelatihan manajemen keuangan standar pihaknya akan melanjutkan dengan bagaimana membuat laporan keuangan tingkat lanjut.
Sementara Ketua LPPM Unand Uyung Gatot mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya menjadikan Unand sebagai tambang inovasi yang hasilnya bisa digunakan untuk pengembangan UKM.
"Jika dulu sumber-sumber perekonomian adalah tambang emas, besi, minyak maka di era sekarang tambang inovasi menjadi sesuatu yang lebih strategis," kata dia.
Ia mengatakan melalui inovasi yang dihadirkan pada dosen Unand pihaknya akan terus memberikan dukungan bagi pelaku UKM sehingga bisa berdaya saing. (*)
"Peran UMKM dalam meningkatkan ekonomi daerah cukup kuat karena berperan dalam meningkatkan ketahanan ekonomi oleh sebab itu Unand terus membekali dengan beragam keterampilan teknis agar bisa lebih berkembang," kata Koordinator Pelatihan UMKM binaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unand Yessy Andriani di Padang, Kamis.
Menurut dia UMKM di Sumbar tumbuh cukup pesat namun ada sejumlah kendala dihadapi sehingga menjadi penghambat untuk lebih berkembang.
Misalnya tidak memiliki pengetahuan tentang manajemen dan laporan keuangan sehingga untuk berkembang sulit, ujarnya.
Ia menyampaikan laporan keuangan tidak hanya untuk melihat laba rugi usaha namun juga perkembangan usaha dari waktu ke waktu apakah bertumbuh atau tidak.
Kemudian laporan keuangan juga menjadi syarat untuk usaha bisa dibiayai oleh perbankan, kata dia.
Yesy menilai dengan kondisi tersebut Unand berinisiatif untuk memberikan dukungan bagi pengelola UKM agar bisa lebih berkembang.
Usai dilakukan pelatihan manajemen keuangan standar pihaknya akan melanjutkan dengan bagaimana membuat laporan keuangan tingkat lanjut.
Sementara Ketua LPPM Unand Uyung Gatot mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya menjadikan Unand sebagai tambang inovasi yang hasilnya bisa digunakan untuk pengembangan UKM.
"Jika dulu sumber-sumber perekonomian adalah tambang emas, besi, minyak maka di era sekarang tambang inovasi menjadi sesuatu yang lebih strategis," kata dia.
Ia mengatakan melalui inovasi yang dihadirkan pada dosen Unand pihaknya akan terus memberikan dukungan bagi pelaku UKM sehingga bisa berdaya saing. (*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
ISI Padangpanjang buktikan kesiapan, UTBK-SNBT 2026 berjalan aman, nyaman dan profesional
24 April 2026 16:40 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah gelar Focus Group Discussion revisi visi dan misi
20 April 2026 12:01 WIB
Guru besar UIN Raden Fattah: STAI Ar Risalah miliki strategi jitu hadapi globalisasi
17 April 2026 14:15 WIB
Polda Sumatera Barat - Universitas Bung Hatta jalin kerja sama bidang pendidikan
07 March 2026 13:57 WIB