Mahasiswa baru IPB University pecahkan rekor dunia
Sabtu, 10 Agustus 2019 10:54 WIB
Para mahasiswa baru IPB University berjumlah 3.626 orang saat menampilakan Lenticular Picture di Lapangan Gymnasium Kampus IPB University, Dramaga Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/8/2019). (M Fikri Setiawan).
Dramaga, Bogor (ANTARA) - Sebanyak 3.626 Mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB) University memecahkan rekor dunia Record Holders Republic (RHR) dengan penampilan Lenticular People Formation di lapangan Gymnasium IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.
Rektor IPB University, Dr Arif Satria, Sabtu menyebutkan bahwa sebanyak 3.626 mahasiswa baru pada Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) IPB University 2019 ini berhasil menghasilkan Lenticular Picture sebanyak 112 gambar dari 56 formasi.
"Ini ada 56 formasi sesuai dengan nomor angkatan. Keren sekali formasi menunjukkan dua gambar, tahun lalu satu formasi satu gambar," ujarnya kepada Antara di Bogor.
Mantan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB ini mengatakan, para mahasiswa baru yang terlibat penampilan Lenticular Picture berwarna merah, biru, dan putih itu tidak membutuhkan waktu untuk persiapan, melainkan hanya berupa simulasi beberapa kali menjelang tampil.
"Panitia yang merancang ini semua, luar biasa saya kagum. Karena ketika menggerakkan 3.626 orang itu tidak mudah," kata Arif Satria.
Menurut dia, disamping menghasilkan penampilan yang elok dipandang, kegiatan tersebut juga berfungsi melatih keterampilan para mahasiswa baru. Mulai dari keterampian kerja sama, keterampilan mengambil keputusan, hingga keterampilan berkomunikasi.
Sementara itu, Vice President Record Holders Republic (RHR) Indonesia Halim Sugiarto mengatakan, penghargaan berupa rekor dunia itu diberikan kepada para mahasiswa baru lantaran belum ada kelompok yang menampilkan Lenticular Picture sebanyak 112 gambar.
"Penilaian yaitu jumlah gambar yang dihasilkan, karena ini pertama di dunia. Belum ada yang menampilkan Lenticular Picture sebanyak itu," kata Halim.
Rektor IPB University, Dr Arif Satria, Sabtu menyebutkan bahwa sebanyak 3.626 mahasiswa baru pada Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) IPB University 2019 ini berhasil menghasilkan Lenticular Picture sebanyak 112 gambar dari 56 formasi.
"Ini ada 56 formasi sesuai dengan nomor angkatan. Keren sekali formasi menunjukkan dua gambar, tahun lalu satu formasi satu gambar," ujarnya kepada Antara di Bogor.
Mantan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB ini mengatakan, para mahasiswa baru yang terlibat penampilan Lenticular Picture berwarna merah, biru, dan putih itu tidak membutuhkan waktu untuk persiapan, melainkan hanya berupa simulasi beberapa kali menjelang tampil.
"Panitia yang merancang ini semua, luar biasa saya kagum. Karena ketika menggerakkan 3.626 orang itu tidak mudah," kata Arif Satria.
Menurut dia, disamping menghasilkan penampilan yang elok dipandang, kegiatan tersebut juga berfungsi melatih keterampilan para mahasiswa baru. Mulai dari keterampian kerja sama, keterampilan mengambil keputusan, hingga keterampilan berkomunikasi.
Sementara itu, Vice President Record Holders Republic (RHR) Indonesia Halim Sugiarto mengatakan, penghargaan berupa rekor dunia itu diberikan kepada para mahasiswa baru lantaran belum ada kelompok yang menampilkan Lenticular Picture sebanyak 112 gambar.
"Penilaian yaitu jumlah gambar yang dihasilkan, karena ini pertama di dunia. Belum ada yang menampilkan Lenticular Picture sebanyak itu," kata Halim.
Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Mahyeldi Dorong Alumni IPB Jadi Penggerak Pertanian Sumatera Barat
25 October 2025 14:59 WIB
Guru Besar IPB sebut mega potensi ekowisata harusnya masuk program unggulan
21 September 2025 15:50 WIB
Sakti Wahyu Trenggono: Perguruan tinggi harus didukung dana yang kuat
31 October 2023 18:31 WIB, 2023
Guru besar IPB ingatkan penggunaan minyak jelantah tingkatkan risiko kanker hingga obesitas
22 March 2023 9:40 WIB, 2023
Lawalata IPB rekomendasikan Danau Laut Tinggal Pasaman Barat jadi ekowisata
17 January 2023 14:58 WIB, 2023