Khitanan gratis Supreme Energy dan IDI Solok Selatan disambut positif masyarakat
Rabu, 10 Juli 2019 11:45 WIB
Camat Pauh Duo Bujang Basri (dua kanan) bersama Site Support Manager PT Supreme Energy Yulnofrins Napilus (kanan) melihat anak yang akan dikhitan. (ANTARASUMBAR/Erik)
Padang, (ANTARA) - PT Supreme Energy Muaralaboh yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga panas bumi bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Solok Selatan, Sumatera Barat menggelar khitanan gratis.
Site Support Manager PT Supreme Energy Muaralaboh Yulnofrins Napilus di Padang Aro, Rabu, mengatakan pihak perusahaan berupaya melaksanakan kegiatan positif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
"Sebetulnya ini belum termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) PT Supreme, karena kami belum berproduksi, tapi kami mencoba melakukan kegiatan positif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," katanya.
Dia menyebutkan khitanan gratis ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan Supreme Energy sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat.
Panitia pelaksana M Roza menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari CSR perusahaan di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Tahun lalu kami melaksanakan pengobatan masal, dan tahun ini khitanan gratis dengan target 100 anak," ujarnya.
Perwakilan IDI Solok Selatan Dr Toni Hadians spesialis bedah mengatakan untuk khitanan masal ini, pihaknya menurunkan 20 orang dokter.
IDI katanya, memiliki program pengabdian masyarakat dan salah satunya khitan gratis, penyuluhan, tanggap bencana maupun pengobatan masal.
"IDI menyambut baik khitanan masal ini dan ke depannya diharapkan terjalin kerja sama di bidang kesehatan dengan perusahaan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.
Selain khitanan gratis IDI juga melakukan penyuluhan terkait kesehatan kepada masyarakat di Pekonina.
Camat Pauh Duo Bujang Basri mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan PT Supreme Energy dan IDI.
"Kami berharap perusahaan terus melaksanakan kegiatan yang bermanfaat langsung terhadap masyarakat," ujarnya. (*)
Site Support Manager PT Supreme Energy Muaralaboh Yulnofrins Napilus di Padang Aro, Rabu, mengatakan pihak perusahaan berupaya melaksanakan kegiatan positif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.
"Sebetulnya ini belum termasuk Corporate Social Responsibility (CSR) PT Supreme, karena kami belum berproduksi, tapi kami mencoba melakukan kegiatan positif yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," katanya.
Dia menyebutkan khitanan gratis ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan Supreme Energy sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat.
Panitia pelaksana M Roza menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari CSR perusahaan di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Tahun lalu kami melaksanakan pengobatan masal, dan tahun ini khitanan gratis dengan target 100 anak," ujarnya.
Perwakilan IDI Solok Selatan Dr Toni Hadians spesialis bedah mengatakan untuk khitanan masal ini, pihaknya menurunkan 20 orang dokter.
IDI katanya, memiliki program pengabdian masyarakat dan salah satunya khitan gratis, penyuluhan, tanggap bencana maupun pengobatan masal.
"IDI menyambut baik khitanan masal ini dan ke depannya diharapkan terjalin kerja sama di bidang kesehatan dengan perusahaan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.
Selain khitanan gratis IDI juga melakukan penyuluhan terkait kesehatan kepada masyarakat di Pekonina.
Camat Pauh Duo Bujang Basri mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan PT Supreme Energy dan IDI.
"Kami berharap perusahaan terus melaksanakan kegiatan yang bermanfaat langsung terhadap masyarakat," ujarnya. (*)
Pewarta : Erik Ifansyah Akbar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dian Puspita Fadly Amran hadiri pembukaan tari masal murid TK se-Kota Padang
24 April 2025 19:30 WIB, 2025
Belasan warga keracunan massal usai makan nasi tumpeng pada acara hajatan
31 October 2019 14:18 WIB, 2019
Jumlah warga keracunan makan nasi uduk di acara tahlilan jadi 171 orang, dua meninggal
13 September 2019 10:21 WIB, 2019
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos sebut bansos kuartal pertama telah cair, juga untuk penyitas bencana Sumatera
26 February 2026 12:18 WIB
Bansos Rp16 miliar didistribusikan untuk keluarga penerima manfaat di Probolinggo
25 February 2026 14:35 WIB
Kabar baik, Kemensos aktifkan lagi Puskesos desa agar Bansos lebih tepat sasaran
21 February 2026 22:30 WIB
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB