Pengamat: Sipol Bisa Jadi "Kambing Hitam"
Kamis, 25 Oktober 2012 15:27 WIB
Jakarta, (ANTARA) - Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto mengatakan aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dapat dijadikan "kambing hitam" oleh partai yang dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi.
"Saya khawatir Sipol ini dijadikan 'kambing hitam' oleh partai politik yang tidak lolos," ujar Gun Gun dihubungi di Jakarta, Kamis.
Gun menilai Sipol hanya merupakan sebuah sistem aplikasi teknis yang tidak terlalu krusial. Partai menurut dia dapat dimudahkan dengan keberadaan Sipol.
"Jangan sampai Sipol menjadi alat 'bargaining' bagi partai-partai yang tidak lolos. Karena Sipol hanya merupakan alat teknis yang bisa dijelaskan metode penggunaannya," ujar dia.
Dia mengingatkan kepada KPU untuk bersiap-siap menghadapi segala gugatan yang kemungkinan dilayangkan oleh partai-partai yang tidak lolos verifikasi administrasi.
"Saya berikan 'warning' kepada KPU, bahwa jangan sampai Sipol menjadi alat penekan baru, dan KPU juga harus siap apabila nanti digugat oleh partai yang tidak lolos. Hasil verifikasi harus jujur, adil dan sesuai dengan apa yang memang akan diumumkan," ujar dia.
Di sisi lain KPU menyatakan tetap akan menggunakan Sipol dalam proses verifikasi terhadap partai politik. Rencananya hasil verifikasi administrasi tahap II akan diumumkan oleh KPU hari ini, Kamis (25/10).
Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, selanjutnya KPU akan melakukan verifikasi faktual pada 26 Oktober hingga 20 November 2012. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komnas HAM apresiasi pemerintah terkait laporan pelaksanaan Kovenan Sipol
31 March 2024 11:38 WIB, 2024
Komisioner KPU dan dua ASN di Sumbar terdaftar anggota partai politik di aplikasi Sipol
05 August 2022 16:59 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018