Tujuh Fraksi Tanggapi Ranperda APBD-P Tanahdatar
Selasa, 23 Oktober 2012 20:05 WIB
Batusangkar, (ANTARA) - Tujuh Fraksi DPRD Tanahdatar, Sumatera Barat, menyampaikan tanggapan dan pandangan umum terhadap Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD Tanahdatar tahun anggaran 2012, dalam sidang paripurna, Selasa.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari didampingi Bukhari Dt. Tuo serta dihadiri 25 anggota dewan lainnya.
Ikut mendengarkan pandangan umum fraksi tersebut Wakil Bupati Hendri Arnis, unsur Muspida, Sekda Muzwar, para asisten, pimpinan SKPD, dan Camat se-Tanahdatar.
Tujuh Fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya dibacakan masing-masing juru bicara yakni Fraksi PAN Yulkusmayanto, FPKS Firdaus Agus, Fraksi Partai Golkar HY Dt. Sarindo Nan Putiah, FPPP AR Dt. Pangulu Sutan, Fraksi Partai Demokrat Eri Hendri, Fraksi Partai Hanura Muhammad Syukur, dan Fraksi Partai Perjuangan Reformasi Berbinyang Sasmita Syafnur.
Juru bicara FPAN, Yulkusmayanto mengingatkan Pemkab Tanahdatar agar tepat waktu menyampaikan Ranperda Perubahan APBD setiap tahunnya.
Ia menyebutkan, pengajuan ranperda ini terlambat dari peraturan yang berlaku dimana pengajuannya paling lambat tiga bulan sebelum berakhir tahun aggaran.
Hal senada juga disampaikan beberapa fraksi lainnya. Lembaga legislatif tak menginginkan hanya sekedar tukang stempel tanpa perlu melakukan pembahasan anggaran.
Sementara itu, Wabup Hendri Arnis menyampaikan penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Tanahdatar pada APBD Perubahan 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp110,173 miliar (16,96 persen) dari Rp649,687 miliar menjadi Rp759,861 miliar.
Peningkatan pendapatan daerah tersebut terdiri dari PAD sebesar Rp4,251 miliar (8,72 persen) dari Rp48,778 miliar menjadi Rp53,029 miliar.
Kemudian, peningkatan dana perimbangan sebesar Rp4,321 miliar (0,74 persen) dari Rp585,299 miliar menjadi Rp589,62 miliar, dan peningkatan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp101,601 miliar (650,87 persen) dari Rp15,61 miliar menjadi Rp117,211 miliar.
Untuk anggaran belanja daerah mengalami peningkatan sebesar Rp92,771 miliar (12,94 persen) dari Rp717,046 miliar menjadi Rp809,818 miliar.
Peningkatan belanja daerah ini berasal dari belanja tidak langsung sebesar Rp81,01 miliar (16,29 persen) dari Rp497,247 miliar menjadi Rp578,258 miliar dan belanja langsung sebesar Rp11,76 miliar (5,35 persen) dari Rp219,799 miliar menjadi Rp231,559 miliar, yang teralokasi pada semua SKPD.
Sementara untuk anggaran pembiayaan daerah juga mengalami peningkatan yang berasal dari penerima pembiayaan sebesar Rp1,21 miliar (1,8 persen) dari Rp67,358 miliar menjadi Rp66,148 miliar.
Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp16,192 miliar untuk investasi pada Bank Nagari Sumatera Barat sesuai amanat Perda No. 7 tahun 2012 tentang penambahan penyertaan modal Pemkab Tanahdatar kepada Bank Nagari. (fan/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Wabup Risnaldi tegaskan RAPBD 2026 berpihak pada rakyat
13 November 2025 10:29 WIB
Legislator dorong masyarakat manfaatkan transformasi Puskesmas melalui CKG
12 November 2025 13:52 WIB
Legislator sambut positif rencana pemerintah hapuskan tunggakan iuran peserta JKN
01 November 2025 18:14 WIB
Pemerintah targetkan Irigasi Anai II alirkan air hingga Pariaman pada 2026
30 September 2025 18:52 WIB
Fraksi DPRD Agam sampaikan pandangan umum tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan
30 September 2025 17:37 WIB
Andre Rosiade sebut semua fraksi sepakat penghapusan tunjangan rumah DPR
05 September 2025 21:53 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018