Seperti tahun sebelumnya, peserta balap pariwisata TdS dijamu makan bajamba di Tanah Datar
Selasa, 6 November 2018 17:12 WIB
Ilustrasi - Seorang peserta balap sepeda Tour de Singkaraj (TdS) pada etape III memakai sarung untuk memasuki Istano Basa Pagaruyuang untuk mengikuti makan Bajamba, Tanahdatar, Sumbar, Rabu (6/6). (ANTARA SUMBAR/Arif Pribadi/2012)
Tanah Datar, (Antaranews Sumbar) - Para pebalap sepeda yang berlaga di ajang balap sepeda Tour de Singkarak dijamu di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, dengan tradisi jamuan Makan Bajamba, Selasa.
Setelah balapan etape III Tour de Singkarak usai, sekitar 100 pebalap mengenakan sarung tenun khas Sumatera Barat dan memasuki Istano Basa Pagaruyung untuk mengikuti jamuan Makan Bajamba.
"Jamuan ini bagi kami untuk menghormati para tamu yang terhormat. Istilahnya Makan Bajamba," kata Bupati Tanah Datar Irdinasyah Tarmizi.
Para pebalap, ofisial dan panitia penyelenggara pun duduk lesehan dalam beberapa baris beralaskan karpet untuk menyantap hidangan makanan yang disajikan.
Jika dalam tradisi Sumatera Barat, menu makanan yang disajikan dalam jamuan Makan Bajamba itu adalah masakan tradisional, seperti nasi, rendang, gulai dan lauk pauk lain. Untuk para pebalap TDS menunya disesuaikan dengan diet para pebalap.
Pada kesempatan itu tampak yang disajikan kepada mereka adalah ayam goreng tepung, kentang goreng, dan semacam urap-urap.
Pebalap asal Belanda Lex Nederlof, yang sudah tujuh kali ikut Tour de Singkarak, mengaku sebenarnya menyukai makanan tradisional Sumatera Barat tersebut.
"Tapi ketika lomba, kalian harus memperhatikan makanan yang kalian makan. Saya sangat suka makanan pedas, itu adalah salah satu bagian yang saya senangi dari Indonesia," kata Nederlof. (*)
Baca juga: Rajai etape III, Jesse Ewart rebut tiga jersey sekaligus
Baca juga: Kopi Radjo, cendera mata untuk peserta TdS 2018
Baca juga: Besok, jalan utama di Padang ditutup selama dua jam
Setelah balapan etape III Tour de Singkarak usai, sekitar 100 pebalap mengenakan sarung tenun khas Sumatera Barat dan memasuki Istano Basa Pagaruyung untuk mengikuti jamuan Makan Bajamba.
"Jamuan ini bagi kami untuk menghormati para tamu yang terhormat. Istilahnya Makan Bajamba," kata Bupati Tanah Datar Irdinasyah Tarmizi.
Para pebalap, ofisial dan panitia penyelenggara pun duduk lesehan dalam beberapa baris beralaskan karpet untuk menyantap hidangan makanan yang disajikan.
Jika dalam tradisi Sumatera Barat, menu makanan yang disajikan dalam jamuan Makan Bajamba itu adalah masakan tradisional, seperti nasi, rendang, gulai dan lauk pauk lain. Untuk para pebalap TDS menunya disesuaikan dengan diet para pebalap.
Pada kesempatan itu tampak yang disajikan kepada mereka adalah ayam goreng tepung, kentang goreng, dan semacam urap-urap.
Pebalap asal Belanda Lex Nederlof, yang sudah tujuh kali ikut Tour de Singkarak, mengaku sebenarnya menyukai makanan tradisional Sumatera Barat tersebut.
"Tapi ketika lomba, kalian harus memperhatikan makanan yang kalian makan. Saya sangat suka makanan pedas, itu adalah salah satu bagian yang saya senangi dari Indonesia," kata Nederlof. (*)
Baca juga: Rajai etape III, Jesse Ewart rebut tiga jersey sekaligus
Baca juga: Kopi Radjo, cendera mata untuk peserta TdS 2018
Baca juga: Besok, jalan utama di Padang ditutup selama dua jam
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semen Padang raih SME SNI ISO 50001:2018 karena terapkan manajemen energi yang baik
28 December 2023 17:36 WIB, 2023
Penyidik Kejari Pasbar serahkan tersangka beserta barang bukti Tipikor dan TPPU perkara RSUD 2018-2020 ke penuntut umum
04 October 2023 5:00 WIB, 2023
Wako-Wawako Pariaman sampaikan nota penjelasan LKPD terakhir periode kepemimpinan 2018-2023
23 May 2023 10:50 WIB, 2023
Kasus suap RAPBD Jambi, Mantan Wakil Bupati Muarojambi diperiksa KPK
21 September 2022 12:48 WIB, 2022
Jadi buronan sejak 2018, perampok bersenjata api di OKU Timur dibekuk tanpa perlawanan
01 April 2022 7:14 WIB, 2022
Polres Solok tangkap ayah bejat yang cabuli dua anak tiri puluhan kali sejak 2018
14 January 2022 16:01 WIB, 2022
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
Wahana permainan mulai dibangun di objek wisata Pariaman semarakkan Piaman Barayo
28 February 2026 15:56 WIB