Sembilan polisi Polresta Palu tewas dalam gempa bumi dan tsunami
Senin, 1 Oktober 2018 14:04 WIB
Warga mencari korban gempa dan tsunami yang tewas di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/18.
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Setyo Wasisto menyebutkan sedikitnya sembilan polisi ikut menjadi korban meninggal dunia dalam gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.
"Info dari Kabidhumas Polda Sulteng, ada sembilan orang," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin.
Sembilan polisi tersebut kebanyakan merupakan anggota Polresta Palu.
Sesaat sebelum terjadinya bencana gempa bumi disertai tsunami di Palu, kata Setyo, sejumlah personel TNI/Polri tengah menggelar apel persiapan pengamanan terkait dengan perayaan HUT Kota Palu.
Polisi saat ini masih mencari sejumlah personel yang hingga kini belum ditemukan.
Baca juga: ACT data korban meninggal akibat gempa-tsunami capai 1.203 orang
"Masih dicari. Mudah-mudahan rekan kami yang belum ketemu, hanya hilang kontak saja. Bukan hilang secara fisik," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mendata jumlah korban dari kepolisian di Donggala karena akses komunikasi masih belum pulih dan sejumlah infrastruktur menuju Donggala mengalami kerusakan.
Tinggi tsunami yang menerjang wilayah pesisir Kota Palu bersamaan dengan gempa 7,4 SR, Jumat (28/9), dilaporkan ada yang mencapai 6 meter, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Wilayah Kota Palu dan Donggala dilewati sesar patahan Palu-Koro yang setiap tahun bergerak 35 s.d. 45 milimeter, menjadikannya sebagai patahan dengan pergerakan terbesar kedua di Indonesia setelah patahan Yapen di Kepulauan Yapen, Papua Barat, dengan pergerakan mencapai 46 milimeter per tahun. (*)
Baca juga: 18 jenazah korban gempa dimakamkan secara massal di Poboya
Baca juga: Satu orang diselamatkan dari reruntuhan Hotel Roa-Roa yang hancur akibat gempa
Baca juga: 1.420 narapidana di Sulawesi Tengah kabur akibat gempa dan tsunami
"Info dari Kabidhumas Polda Sulteng, ada sembilan orang," kata Irjen Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin.
Sembilan polisi tersebut kebanyakan merupakan anggota Polresta Palu.
Sesaat sebelum terjadinya bencana gempa bumi disertai tsunami di Palu, kata Setyo, sejumlah personel TNI/Polri tengah menggelar apel persiapan pengamanan terkait dengan perayaan HUT Kota Palu.
Polisi saat ini masih mencari sejumlah personel yang hingga kini belum ditemukan.
Baca juga: ACT data korban meninggal akibat gempa-tsunami capai 1.203 orang
"Masih dicari. Mudah-mudahan rekan kami yang belum ketemu, hanya hilang kontak saja. Bukan hilang secara fisik," katanya.
Ia mengatakan bahwa pihaknya belum bisa mendata jumlah korban dari kepolisian di Donggala karena akses komunikasi masih belum pulih dan sejumlah infrastruktur menuju Donggala mengalami kerusakan.
Tinggi tsunami yang menerjang wilayah pesisir Kota Palu bersamaan dengan gempa 7,4 SR, Jumat (28/9), dilaporkan ada yang mencapai 6 meter, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Wilayah Kota Palu dan Donggala dilewati sesar patahan Palu-Koro yang setiap tahun bergerak 35 s.d. 45 milimeter, menjadikannya sebagai patahan dengan pergerakan terbesar kedua di Indonesia setelah patahan Yapen di Kepulauan Yapen, Papua Barat, dengan pergerakan mencapai 46 milimeter per tahun. (*)
Baca juga: 18 jenazah korban gempa dimakamkan secara massal di Poboya
Baca juga: Satu orang diselamatkan dari reruntuhan Hotel Roa-Roa yang hancur akibat gempa
Baca juga: 1.420 narapidana di Sulawesi Tengah kabur akibat gempa dan tsunami
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadi kawasan agrowisata favorit Kota Palu, kebun anggur Duyu bangkit bukti kerja GTRA
28 January 2026 18:00 WIB
Cerita petani anggur Duyu Bangkit: Reforma agraria tak hanya soal tanah, tapi juga kemandirian
12 November 2025 12:27 WIB
Polisi temukan sejumlah obat di TKP tewasnya seorang wartawan di Jakarta Barat
06 April 2025 18:36 WIB
KPU Padang Panjang ketok palu hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2024 (Video)
02 December 2024 18:36 WIB, 2024
Masyarakat Jambak Berkecimpung ambil Ikan larangan usai tokok palu Bupati Sabar AS
29 June 2024 14:44 WIB, 2024
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB