MPALH UNP Galang Dana Untuk Korban Gempa Lombok
Minggu, 12 Agustus 2018 19:09 WIB
Ilustrasi mengumpulkan sumbangan. (Tri Asmaini)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Mahasiswa Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup Universitas Negeri Padang (MPALH UNP), Sumatera Barat ikut melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilanda musibah gempa bumi berkekuatan 7 SR, Minggu (5/8) lalu.
Ketua MPALH UNP, Sukrimansyah di Padang, Minggu mengatakan penggalangan donasi bantuan itu dilakukan di bawah koordinasi Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) melalui BRI dengan rekening 1269-01-008799-53-3 atas nama Dorisweli.
Sedangkan bantuan berupa barang seperti tenda, pakaian yang layak pakai, sembako, makanan dan susu bayi serta obat-obatan dapat diantarkan langsung ke sekretariat MPALH UNP.
"Kami juga berkoodinasi dengan pihak universitas dan juga MAPALA Se-Sumatera Barat serta beberapa SISPALA yang merupakan Binaan MPALH UNP ," katanya.
Ia mengatakan MPALH UNP memang rutin mengadakan kegiatan sosial dan mengirim relawan jika terjadi bencana.
"Ini bentuk pengabdian dan bakti kami terhadap negeri ini," katanya.
Oleh karenanya, sebagai provinsi yang pernah dilanda musibah besar beberapa tahun silam, sudah seharusnya masyarakat Sumatera Barat juga menggalang dana untuk daerah lain yang dilanda musibah bencana alam.
Hingga saat ini, total yang sudah terkumpul hampir mencapai Rp15 juta lebih termasuk dari Sispala, dana tersebut dihimpun dari Mahasiswa UNP, beberapa SMA, Masyarakat Umum di Kota Padang, serta para donatur bersifat pribadi.
Menurutnya jumlah ini akan terus bertambah hingga penggalangan dana sampai 13 Agustus 2018 dan telah di koordinasikan ke Pusat Koordinasi Daerah (PKD), nanti jika sudah mencapai jumlah maksimal, akan diserahkan ke Pusat Koordinasi Nasional MAPALA di Lombok.*
Ketua MPALH UNP, Sukrimansyah di Padang, Minggu mengatakan penggalangan donasi bantuan itu dilakukan di bawah koordinasi Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) melalui BRI dengan rekening 1269-01-008799-53-3 atas nama Dorisweli.
Sedangkan bantuan berupa barang seperti tenda, pakaian yang layak pakai, sembako, makanan dan susu bayi serta obat-obatan dapat diantarkan langsung ke sekretariat MPALH UNP.
"Kami juga berkoodinasi dengan pihak universitas dan juga MAPALA Se-Sumatera Barat serta beberapa SISPALA yang merupakan Binaan MPALH UNP ," katanya.
Ia mengatakan MPALH UNP memang rutin mengadakan kegiatan sosial dan mengirim relawan jika terjadi bencana.
"Ini bentuk pengabdian dan bakti kami terhadap negeri ini," katanya.
Oleh karenanya, sebagai provinsi yang pernah dilanda musibah besar beberapa tahun silam, sudah seharusnya masyarakat Sumatera Barat juga menggalang dana untuk daerah lain yang dilanda musibah bencana alam.
Hingga saat ini, total yang sudah terkumpul hampir mencapai Rp15 juta lebih termasuk dari Sispala, dana tersebut dihimpun dari Mahasiswa UNP, beberapa SMA, Masyarakat Umum di Kota Padang, serta para donatur bersifat pribadi.
Menurutnya jumlah ini akan terus bertambah hingga penggalangan dana sampai 13 Agustus 2018 dan telah di koordinasikan ke Pusat Koordinasi Daerah (PKD), nanti jika sudah mencapai jumlah maksimal, akan diserahkan ke Pusat Koordinasi Nasional MAPALA di Lombok.*
Pewarta : Tri Asmaini
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Camat klarifikasi dugaan dipersulitnya sumbangan sumber air di Tilatang Kamang Agam
05 August 2025 15:39 WIB
Polisi tangkap pelaku jambret kantong sumbangan masjid di Bukittinggi
10 December 2024 9:11 WIB, 2024
KPU Pasaman Barat: Tidak boleh terima sumbangan kampanye dari sumber tidak sah
19 September 2024 14:15 WIB, 2024
Pemkab Tanah Datar masih sisakan dana sumbangan banjir bandang, ini peruntukannya
18 September 2024 17:08 WIB, 2024
Runtuh akibat gempa, Masjid Raya Kajai Pasbar kembali dibangun dengan sumbangan donatur
16 May 2022 13:37 WIB, 2022
Gubernur Sumbar larang aksi minta sumbangan di jalan saat libur lebaran
15 April 2022 22:17 WIB, 2022