Pesisir Selatan luncurkan program "Lado Kutu" mudahkan pelayanan kependudukan
Senin, 28 Mei 2018 10:29 WIB
Bupati Hendrajoni menandatangani program Lado Kutu dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra)
Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat meluncurkan program Layanan Dokumen Kependudukan Terpadu atau disingkat dengan nama Lado Kutu dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Peluncuran program tersebut ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat dengan Kepala RSUD M Zein, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Painan dan Kepala Kantor Kemenag setempat serta disaksikan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Senin.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan mengatakan, melalui program tersebut akan lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus bolak-balik ke kantor pelayanan.
Ia mengungkapkan kemudahan yang ditawarkan pada program itu ialah bagi pasien yang belum memiliki KTP elektronik namun sudah mendapat perawatan, maka pihak RSUD M Zein bisa menginformasikannya ke pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan personel akan segera dikirim ke lokasi untuk melakukan pendataan di tempat.
Begitu juga jika ada bayi yang baru lahir, kepersertaannya RSUD M Zein bisa langsung menginformasikannya dan personel akan segera dikirim untuk menyiapkan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Jika adanya pasien yang meninggal dunia, personel Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan menyiapkan akta kematian setelah mendapatkan informasi.
Selanjutnya, khusus dengan BPJS Kesehatan maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan segera membantu jika adanya kesalahan data pada saat masyarakat mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Berikutnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan menginformasikan dokumen kematian yang diterbitkan sehingga BPJS bisa segera memutus kepersertaannya berdasarkan dokumen tersebut.
Sementara dengan Kepala Kantor Kemenag, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan hadir pada saat pernikahan pasangan pengantin dan akan menerbitkan dokumen kartu penduduk dan KTP Elektronik bersamaan saat diserahkannya buku nikah.
"Saya sebagai kepala daerah mengapresiasi program ini karena akan memudahkan masyarakat," tambahnya. (*)
Peluncuran program tersebut ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat dengan Kepala RSUD M Zein, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Painan dan Kepala Kantor Kemenag setempat serta disaksikan oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, Senin.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan mengatakan, melalui program tersebut akan lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus bolak-balik ke kantor pelayanan.
Ia mengungkapkan kemudahan yang ditawarkan pada program itu ialah bagi pasien yang belum memiliki KTP elektronik namun sudah mendapat perawatan, maka pihak RSUD M Zein bisa menginformasikannya ke pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan personel akan segera dikirim ke lokasi untuk melakukan pendataan di tempat.
Begitu juga jika ada bayi yang baru lahir, kepersertaannya RSUD M Zein bisa langsung menginformasikannya dan personel akan segera dikirim untuk menyiapkan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Jika adanya pasien yang meninggal dunia, personel Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan menyiapkan akta kematian setelah mendapatkan informasi.
Selanjutnya, khusus dengan BPJS Kesehatan maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan segera membantu jika adanya kesalahan data pada saat masyarakat mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Berikutnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan menginformasikan dokumen kematian yang diterbitkan sehingga BPJS bisa segera memutus kepersertaannya berdasarkan dokumen tersebut.
Sementara dengan Kepala Kantor Kemenag, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan hadir pada saat pernikahan pasangan pengantin dan akan menerbitkan dokumen kartu penduduk dan KTP Elektronik bersamaan saat diserahkannya buku nikah.
"Saya sebagai kepala daerah mengapresiasi program ini karena akan memudahkan masyarakat," tambahnya. (*)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
11 Pejabat strategis Pemkab Pesisir Selatan dilantik, Bupati dorong terobosan baru
06 January 2026 10:16 WIB
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni serahkan 77 unit traktor roda empat untuk brigade pangan
22 December 2025 11:13 WIB
Hendrajoni lantik Wendi sebagai Direktur PDAM Tirta Langkisau, Targetkan Perbaikan Layanan Air Minum
17 December 2025 4:33 WIB
Bank Nagari Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pesisir Selatan
16 December 2025 4:41 WIB
Bupati Hendrajoni tinjau posko pengungsian korban banjir bandang di Bayang Utara
13 December 2025 4:59 WIB
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan gelar deklarasi damai Pilwana Badunsanak 2025
08 December 2025 14:06 WIB
Pemulihan sosial Pascabencana di Bayang Utara dipercepat, Komisi VIII DPR RI salurkan bantuan
08 December 2025 10:30 WIB
Komisi VIII DPR RI tinjau lokasi banjir di Koto Ranah, warga sampaikan langsung keluh kesah
08 December 2025 9:18 WIB
KONI Pesisir Selatan resmi dikukuhkan, Bupati Hendrajoni ajak fokus pada prestasi
04 December 2025 12:27 WIB