Ketika Perempuan Bergerak, Goro di Komplek Tanpa Kaum Adam
Minggu, 5 November 2017 16:20 WIB
Ibu-ibu Perumahan Tarok II gelar gotong royong membetsihkan lingkungan komplek. (cc)
Padang (antara sumbar) Perkumpulan ibu-ibu di Komplek Perumahan Tarok II, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji Padang, menggelar gotong royong membersihkan lingkungan perumahan tanpa melibatkan kaum adam.
Kegiatan gotong royong berlangsung, Minggu, yang diikuti hampir seluruh kaum perempuan di komplek perumahan itu. Dari pantauan tak satu terlihat adanya kaum adam yang ikut terlibat.
Biasanya yang gotong royong membersihkan lingkungan perumahan itu, mulai dari gerbang masuk komplek hingga musalla biasa para bapak-bapak minimal sekali tiga bulan.
Namun, setahun terakhir kondisi itu mulai hilang entah kenapa?, dikatakan banyak kaum bapak bekerja akhir pekan, tidak juga. Dibilang pimpinan komplek terjadi kekosongan, ada unsur-unsur perangkatnya.
Akibatnya sisi kanan memasuki komplek perumahan sudah semak. Begitu juga halnya dilingkungan musalla Nurul Iklas di komplek itu.
Keprihatinan itu, ternyata menjadi salah satu agenda bahasan bagi kelompok arisan ibu-ibu di komplek itu yang dipimpin buk Et, sehingga ditetapkan gotong royong pada 5 November 2017.
"Maaf ya, ini bukan mendahului dan mengambil tugasnya bapak-bapak. Ini karena keprihatinan kami ibu-ibu," kata ibu tiga anak yang akrab disapa buk Et bagi warga komplek tersebut.
Kerja sama kaum hawa itu berlangsung dalam suasana tetap semangat, dan tawa serta canda gurau tanpa terlihat.
Perserta gotong royong lainnya, menyampaikan semoga terpanggilnya kaum bapak-bapak untuk peduli kebersihan lingkungan.***
Kegiatan gotong royong berlangsung, Minggu, yang diikuti hampir seluruh kaum perempuan di komplek perumahan itu. Dari pantauan tak satu terlihat adanya kaum adam yang ikut terlibat.
Biasanya yang gotong royong membersihkan lingkungan perumahan itu, mulai dari gerbang masuk komplek hingga musalla biasa para bapak-bapak minimal sekali tiga bulan.
Namun, setahun terakhir kondisi itu mulai hilang entah kenapa?, dikatakan banyak kaum bapak bekerja akhir pekan, tidak juga. Dibilang pimpinan komplek terjadi kekosongan, ada unsur-unsur perangkatnya.
Akibatnya sisi kanan memasuki komplek perumahan sudah semak. Begitu juga halnya dilingkungan musalla Nurul Iklas di komplek itu.
Keprihatinan itu, ternyata menjadi salah satu agenda bahasan bagi kelompok arisan ibu-ibu di komplek itu yang dipimpin buk Et, sehingga ditetapkan gotong royong pada 5 November 2017.
"Maaf ya, ini bukan mendahului dan mengambil tugasnya bapak-bapak. Ini karena keprihatinan kami ibu-ibu," kata ibu tiga anak yang akrab disapa buk Et bagi warga komplek tersebut.
Kerja sama kaum hawa itu berlangsung dalam suasana tetap semangat, dan tawa serta canda gurau tanpa terlihat.
Perserta gotong royong lainnya, menyampaikan semoga terpanggilnya kaum bapak-bapak untuk peduli kebersihan lingkungan.***
Pewarta : Admin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jumat (24/04/2026) harga emas Antam tak bergerak tetap di Rp2,805 juta per gram
24 April 2026 9:11 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 pada Senin (20/04/2026) pagi serempak tak bergerak
20 April 2026 9:08 WIB
Senin (06/04/2026) pagi ini harga tiga jenama emas di Pegadaian tidak bergerak
06 April 2026 7:37 WIB
Harga emas Antam tak bergerak Selasa (24/03/2026), tapi "buyback" turun Rp80.000
24 March 2026 10:53 WIB
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Terpopuler - Bundo Kanduang
Lihat Juga
Tidak Hanya Tenun, Rumah Balai Panjang Payakumbuh Akan Produksi Pakaian Jadi
23 December 2017 17:51 WIB, 2017
Bundo Kanduang Bertanggung Jawab Tanamkan ABS-SBK Kepada Generasi Muda
29 November 2017 19:23 WIB, 2017
Komunitas Perfilman Sumbar Konsisten Fokus Perkuat Pengetahuan Sinema
21 November 2017 19:43 WIB, 2017