Pariaman, (Antara Sumbar) - Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat, Syafinal Akbar, meminta pemerintah setempat mengharuskan peserta Pariaman Internasional Triathlon 2016 mengenakan kostum yang sopan sehingga tidak berbenturan dengan kebudayaan lokal.


     "Kami akan mencoba melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar pakaian atau kostum yang digunakan peserta saat lomba tidak terlalu berbenturan dengan adat istiadat setempat," katanya di Pariaman, Rabu.


     Menurutnya para peserta dari negara lain akan dapat memahami persoalan tersebut. Namun pemerintah daerah khususnya panitia harus memberikan kejelasan dan pemahaman terkait toleransi adat istiadat masyarakat.


     Pada umumnya masyarakat Kota Pariaman merupakan penduduk asli suku Minangkabau dan beragama Islam sehingga hal-hal yang berbenturan dengan agama dianggap tabu, ujarnya.


     Pemerintah daerah bersama DPRD sangat mendukung kegiatan pariwisata bertaraf internasional tersebut, namun pihaknya meminta agar seluruh pihak juga harus menjunjung tinggi adat istiadat dan agama.


     Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat Efendi Jamal mengatakan pihaknya telah menjadikan atribut kostum sebagai salah satu syarat kepada para peserta.


     "Setiap peserta kita wajibkan mematuhi persyaratan yang dibuat oleh panitia, termasuk kostum yang digunakan agar tidak ada lagi berbenturan dengan nilai agama dan adat istiadat masyarakat," jelasnya.


     Pihaknya tidak menampik bahwa penyelenggaraan Triathlon 2015 salah satu peserta perempuan asal Australia menggunakan kostum renang yang terlalu vulgar.


     "Kami mengakui pada 2015 terjadi kekeliruan, namun pada penyelenggaraan kali ini hal tersebut sudah diantisipasi dengan menjadikan syarat mutlak kepada peserta," ujarnya.


     Even Pariaman Internasional Triathlon 2016 akan dimulai pada 5 hingga 6 November dan dipusatkan di Pantai Cermin Kecamatan Pariaman Tengah.


     hingga saat ini tercatat sudah 14 negara dan 250 peserta yang mendaftar melalui situs website www.pariamantriathlon.com.


     Ke 14 negara peserta tersebut yaitu Jerman, New Zealand, Italia, Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Belanda, Aljazair, Inggris, Malaysia, Singapura, Taiwan, Austria, dan Indonesia.


     Pariaman Internasional Triathlon 2016 melaksanakan tiga cabang olahraga berbeda yaitu renang, balap sepeda dan lari.


     Sedangkan kategori Duathlon akan melombakan cabang olahraga lari dan balap sepeda. Even ini juga terbagi ke dalam beberapa kelas, yaitu kelas elit nasional, militer, umum, pelajar dan tim relay. (*)


Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026