Agung Laksono: Kampanye Cukup Jumat Sampai Minggu
Selasa, 29 Januari 2013 20:28 WIB
Agung Laksono. (ANTARA)
Jakarta, (ANTARA) - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, waktu kampanye para menteri dari partai politik cukup Jumat sampai Minggu.
"Presiden kan sudah memberi waktu Jumat, Sabtu, Minggu. Saya kira itu sudah cukup," katanya di Jakarta, Selasa.
Ia menilai jadwal kampanye tersebut tidak akan menggangu kinerja kabinet secara keseluruhan, mengingat tidak semua anggota kabinet dari unsur pimpinan partai politik.
Ia menambahkan, meskipun dirinya sebagai salah satu pimpinan partai politik, namun tetap fokus menyelesaikan tugas-tugas kementerian.
"Kalau saya tetap mengutamakan kerja. Mengutamakan dulu tugas pemerintah, ini kan tugas negara. Jadi, gunakan saja waktu-waktu yang dialokasikan. Jumat, Sabtu, Minggu itu sudah cukup," katanya.
Menteri Koordinator Perekonomian yang juga Ketua Umum PAN Hatta Rajasa juga berpendapat senada.
"Masa kampanye kan sudah diatur, saya akan tetap katakan jangan tinggalkan tugas-tugas pokok sebagai pejabat negara, karena itu sama saja kita merugikan rakyat. Seharusnya (Jumat, Sabtu, Minggu) sudah cukup," katanya.
Sementara itu, Lingkaran Survei Indonesia dalam surveinya menyatakan adanya kekhawatiran terhadap kinerja menteri mendekati Pemilu 2014.
Survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia menemukan 86,35 persen masyarakat meragukan para menteri bisa tetap fokus dalam mengerjakan tugas di kementeriannya mendekati Pemilu 2014.
Hanya 10,79 persen masyarakat yang menyakini bahwa para anggota kabinet akan lebih fokus dan bekerja secara maksimal, demikian hasil survei yang dirilis Selasa di Jakarta.
Tim riset LSI dalam survei tersebut menemukan sebanyak 58, 23 persen publik percaya para menteri lebih banyak bekerja untuk kepentingan partainya dan hanya 30,38 persen yang percaya menteri tetap bekerja untuk kepentingan rakyat.
Survei LSI dilakukan melalui quick poll, dengan multistage random sampling terhadap 1.200 responden di 33 provinsi dan dilaksanakan selama tiga hari yakni 22-25 Januari 2013. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahkamah Konstitusi bantah dugaan kebocoran putusan terkait sistem pemilu
29 May 2023 9:11 WIB, 2023
Komisi I DPR lakukan verifikasi administrasi calon Panglima TNI Yudo Margono
02 December 2022 11:09 WIB, 2022
Maura Magnalia putri Nurul Arifin meninggal karena henti jantung, sempat kelelahan persiapkan wisuda
25 January 2022 13:53 WIB, 2022
Pratikno akan kontak Kapolri soal Dhandy Laksono dan Ananda Badudu
27 September 2019 15:09 WIB, 2019
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018