Padang, (AntaraSumbar) - Panitia Lokal 17 Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 Padang mengingatkan kepada siswa sekolah menengah agar teliti dalam pendaftaran ulang saat masuk perguruan tinggi melalui jalur undangan tersebut.


         "Pendaftaran ulang bagi yang masuk masih dua bulan lagi yakni 31 Mei, namun imbauan ini perlu diberikan sedini mungkin agar lebih mengingatkan para calon mahasiswa tersebut," kata salah satu anggota panitia SNMPTN, Syafwardi di Padang, Senin.


         Menurutnya permasalahan yang sering muncul bagi calon mahasiswa saat mendaftar ulang yakni terkait dokumentasi keluarga dan data diri.


         Sebagai contoh, sebutnya, dalam mendaftarkan penghasilan orang tua, pajak atau KTP harus disamakan dengan dokumen yang dibawa saat verifikasi. Bila hal ini tidak sama akan menyulitkan pada saat pemeriksaan.


         Disamping itu, katanya melanjutkan, dalam melakukan pengisian biodata dan dokumen keluarga ini tidak dibenarkan menebak di pikiran saja, namun harus berdasarkan sumber dokumen yang dimiliki.


         Permasalahan yang terjadi, ujar dia, ketidaksesuaian antara nama pribadi dengan ijazah akibatnya sistem menjadi error.


         "Karena semua saat ini terhubung dalam jaringan tentunya setiap kesalahan akan berakibt fatal pada lainnya," ujarnya.


         Hal lain yang sering menjadi masalah dalam pengisian penghasilan orang tua, yang akibatnya dalam penentuan tingkat Uang Kuliah Tunggal (UKT), kebanyakan yang dahulu bermasalah karena tidak ketepatan antara penghasilan dan uang yang akan dibayarkan, sebutnya.


         "Cara yang paling mudah untuk mengisi pendaftaran tersebut yakni mengumpulkan semua dokumen tanpa terkecuali sebelum melakukan pendaftaran," ujarnya.


         Sementara itu salah satu orang tua siswa SMA, Wiwik berharap ada penjelasan yang jelas dari panitia terkait tata cara pendaftaran ulang nantinya.


         Sebab, kata dia dengan banyaknya universitas tentunya akan membedakan tata cara masing-masingnya.  (*)