IAIN Terima 3.000 Mahasiswa Baru
Selasa, 14 April 2015 17:25 WIB
Padang, (Antara) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan menerima 3.000 mahasiswa tahun ajaran 2015/2016.
Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Rektor IAIN Imam Bonjol Padang, Asasriwarni di Padang, Selasa, mengatakan penerimaan mahasisiwa itu melalui tiga tahapan.
Yakni, Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) "Online" atau dalam jaringan (Daring) dan SPMB Mandiri.
"Adapun kuotanya, SPAN-PTKIN 50 persen, SPMB Online 30 persen dan SPMB Mandiri 20 persen," katanya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini peminat IAIN Imam Bonjol yang mendaftar ke SPAN-PTKIN sudah mendekat 4.000 orang.
Para peserta yang mengikuti seleksi melalui SPAN-PTKIN itu merupakan siswa yang berprestasi.
"Siswa berprestasi itu dapat memilih Program Studi (Prodi) sesuai dengan yang mereka minati," katanya.
Kemudian setelah selesai SPAN-PTKIN maka akan dilakukan penerimaan melalui SPMB Online dan SPMB Mandiri.
"SPAN-PTKIN dan SPMB Online ujian melalui peleksian gabungan semua UIN, IAIN, STAIN di seluruh Indonesia," katanya.
Sedangkan SPMB Mandiri dilakukan tes secara manual oleh Panitia Penyeleksian mahasiswa di IAIN Imam Bonjol Padang.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada MAN dan SMA pada kabupaten dan kota di Sumbar.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Syafruddin mengatakan Syafruddin mengatakan peminat IAIN Padang SPAN-PTKIN paling banyak di Sumatera.
Saat ini peminatnya sudah mencapai 4.000 orang, dan terus mengalami peningkatan sampai batas terakhir penerimaan calon mahasiswa baru pada bulan April 2015. (*/mar)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017