Polisi Menduga Ada WNA Jadi Teroris Poso
Rabu, 31 Desember 2014 14:49 WIB
Palu, (Antara) - Polisi menduga ada satu warga negara asing yang menjadi anggota kelompok sipil bersenjata di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang kini terus diburu aparat.
Juru bicara Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah AKBP Utoro Saputro di Palu, Rabu, mengatakan warga asing tersebut diduga berasal dari Timur Tengah mengingat beberapa bulan silam terdapat empat warga asing yang ditangkap di Kabupaten Parigi Moutong ketika hendak menuju Kabupaten Poso.
Dia memperkirakan kelompok teroris di bawah pimpinan Santoso itu berjumlah 20 orang. "Berdasarkan laporan ada juga anak-anak yang ikut dalam gerombolan itu," katanya.
Saat ini ratusan aparat gabungan Polri dan TNI mencari gerombolan teroris di wilayah Lembah Napu, Kabupaten Poso. Di wilayah tersebut, teroris yang menamakan Mujahidin Indonesia Timur itu terlihat beberapa hari lalu berdasarkan kesaksian warga.
Utoro berharap aparat bisa cepat menangkap kelompok berbahaya tersebut karena selama ini aksinya meresahkan warga.
Kawanan sipil bersenjata itu saat ini masih bersembunyi di wilayah hutan yang luasnya sekitar 40 kilometer persegi. "Butuh tiga hari untuk menyusuri wilayah itu karena medannya berbukit-bukit," kata Utoro.
Kelompok sipil bersenjata itu diduga masih menyekap tiga warga yang ditangkap di hutan. Beberapa hari sebelumnya kelompok itu juga membunuh seorang warga, sesuai keterangan warga yang berhasil menyelematkan diri. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agen resmi menduga ada permainan dibalik kelangkaan gas elpiji 3 kg
03 February 2025 20:34 WIB, 2025
Menduga dukung invasi Rusia, Shakhtar Donetsk desak FIFA coret Iran dari Piala Dunia 2022
25 October 2022 11:35 WIB, 2022
Menduga lawan curang, Magnus Carlsen mundur di pertandingan catur online
21 September 2022 6:58 WIB, 2022
11 tahun menanti, Masniari tak menduga bisa hadirkan lagi emas renang putri untuk Indonesia
16 May 2022 6:24 WIB, 2022
Menduga ada yang tak beres, Puan minta Polri usut tuntas kebakaran kilang minyak Pertamina
15 November 2021 11:53 WIB, 2021
Inggris menduga Rusia terlibat dalam insiden "pembajakan" pesawat penumpang Ryanair
25 May 2021 7:16 WIB, 2021
Temuan ketapel hingga bom molotov, polisi menduga massa demo 22 Mei rencanakan tindakan anarkis
21 May 2019 16:10 WIB, 2019