Batusangkar, (Antara) - Sembilan Fraksi DPRD Tanah Datar menyampaikan tanggapan dan pandangan umum terhadap Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD daerah tahun 2014, dalam sidang paripurna, Rabu. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Irman didampingi Wakil Ketua Saidani serta dihadiri 30 anggota dewan lainnya. Juru Bicara Fraksi PAN, Jasmadi mengatakan pendapatan daerah yang dianggarkan dalam APBD merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki dasar hukum penerimaannya. "Fraksi PAN mempertanyakan berapa jumlah penerimaan pajak daerah baik rumah makan, restoran, hotel dan lainnya, serta faktor yang menyebabkan meningkatnya pendapatan bagi hasil pajak provinsi sebesar 47,32 persen," katanya. Selain itu, katanya, Fraksi PAN juga menyorot peningkatan anggaran Dinas Pendidikan sebesar 8,25 persen dari Rp40,995 miliar menjadi Rp44,379 miliar. "Fraksi PAN banyak menerima keluhan dari masyarakat, wali murid, dan guru yang menyatakan proses belajar mengajar di beberapa sekolah tidak kondusif akibat prilaku dan kebijakan kepala sekolah yang seenaknya," katanya. Ia mengharapkan kepala daerah dapat menindaklanjuti kasus tersebut sehingga proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan dengan baik. Fraksi PAN juga menyorot peningkatan anggaran belanja bantuan hibah, danacorporate social responsibility (CSR) dari Bank Nagari, peningkatan belanja bagi hasil kepada pemerintah nagari, kurangnya dukungan terhadap lembaga Dewan Koperasi Daerah (Dekopin) Tanah Datar sehingga menyebabkan lambatnya perkembangan koperasi. Ikut mendengarkan pandangan umum fraksi tersebut Wakil Bupati Irdinansyah Tarmizi, unsur Muspida, para asisten, pimpinan SKPD, dan Camat se-Tanahdatar. Sembilan Fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya dibacakan masing-masing juru bicara yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PKS, Fraksi PPP, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Hanura, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, dan Fraksi Bintang Nasdem. (fan)