Logo Header Antaranews Sumbar

Faber Selenggarakan Lomba Menulis Cerpen Penulis Muda

Jumat, 9 Mei 2014 06:15 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Dukungan untuk memunculkan para penulis muda perlu digiatkan di tengah minimnya perhatian pada dunia sastra di Indonesia, kata Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia Christian Herawan. "Saat ini, hanya segelintir penggiat media sosial yang berani menghasilkan karya sastra seperti cerita pendek meski ajang menuangkan kreativitas telah banyak bermunculan seiring maraknya media sosial di dunia maya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis. Untuk itu, Faber Castell, sebuah produsen alat tulis internasional, untuk kedua kalinya menggelar lomba menulis cerita pendek bertema Best Adventure. Christian melanjutkan kegiatan lomba menulis cerita pendek ini untuk mengulang kesuksesan kegiatan yang sama tahun lalu. Untuk tahun 2014 ini panitia menyediakan laman khusus bagi peserta lomba. Sehingga masyarakat bisa langsung mengirimkan hasil karya cerita pendeknya ke laman tersebut. Yandraman Halim, Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia pada kesempatan sama menjelaskan bahwa lomba menulis cerita pendek juga dimaksudkan untuk membuka akses bagi masyarakat luas yang memiliki potensi khususnya dibidang menulis. "Tujuan kami adalah bagaimana membuka akses bagi yang mempunyai bakat untuk mewujudkan impian mereka," ujarnya. Dengan lomba ini dia juga berharap akan semakin tumbuh penulis muda dengan hasil karya yang baik untuk dipersembahkan kepada para pembaca. Dia mencontohkan bagaimana pemenang lomba menulis cerita pendek tahun lalu kini merasa bangga menyebut karyanya sudah dibukukan dan dijual di toko buku. Kebanggaan menjadi pemenang itu memang dirasakan salah satu penulis cerita pendek Balqis pada lomba tahun lalu berhasil dibukukan oleh Faber-Castell. Bilqis yang hobi menulis dan senang mengikuti kompetisi ini tidak memiliki kesulitan menulis cerita pendek dengan ball point. "Saya menulis cerita pendek sebanyak 12 halaman hanya perlu waktu tiga jam saja," ujar Bilqis penulis cerita pendek berjudul Betty..Beda Tipis yang masuk 11 Cerpen Komedi Terbaik Faber-Castell. Yang berbeda dari lomba menulis cerita pendek lainnya adalah dalam lomba yang diprakarsai Faber-Castell ini cerita pendek harus ditulis tangan. Meski demikian Bilqis mengaku tidak ada kesulitan ceritanya ditulis tangan. Nina I Moran salah satu juri dari majalah remaja Go Girl mengatakan tulisan tangan peserta lomba tersebut memerlukan editing saat akan dicetak. "Sebelum dicetak, jika ada tulisan yang banyak kesalahan tulisnya kita kembalikan ke peserta sehingga saat akan dicetak buku tulisan benar-benar sudah rapi," ujarnya. Peminat lomba menulis cerita pendek bisa melihat langsung ke.www.lombacerpen.com untuk syarat dan ketentuan lomba. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026