
Dua Pembakar Cagar Biosfer Kabur ke Sumut

Pekanbaru, (Antara) - Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono mengungkapkan dua tersangka pembakar lahan di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, yang menimbulkan bencana asap di Provinsi Riau, melarikan diri ke Sumatera Utara sebelum ditangkap. "Dua tersangka kabur ke Sumatera Utara, kami sudah memasukan mereka dalam daftar pencarian orang," kata Condro Kirono di Posko Tanggap Darurat Asap Riau di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Jumat. Ia mengatakan, dua pelaku tersebut merupakan pemodal yang menyuruh orang lain untuk merambah cagar biosfer. Para perambah itu kemudian membuka lahan dengan cara membakar yang menimbulkan asap pekat dan hingga kini terus menyelimuti Kota Pekanbaru. Luas perambahan di daerah tersebut diperkirakan mencapai ratusan hektare. "Kami akan tetap berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk meringkus tersangka tersebut," katanya. Sementara Kombes Estuning selaku Komandan Satuan Tugas Kebakaran Lahan dari Polda Riau mengatakan telah ada 40 orang tersangka pembakaran lahan dan hutan di Riau. Seluruhnya telah ditangkap dan langsung ditetapkan sebagai tersangka pembakar lahan. Para tersangka ditangkap di Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, Siak, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai. Saat ini Polda Riau masih menyelidiki 31 kasus kebakaran lahan dan hutan yang ada di sejumlah kabupaten/kota di Riau. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
